Rinai Jiwa yang Bertaut.

Rinai Jiwa yang Bertaut.

  • WpView
    Reads 126
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 12, 2026
Pertemuan pertama mereka terjadi di bawah hujan deras yang mengguyur kota untuk waktu yang cukup lama. Rinai telah duduk di antara tumpukan kotak kayu hingga tubuhnya menggigil, tetapi gadis itu tak beranjak sedikitpun. Ia abaikan protes yang dikeluarkan tubuhnya dan duduk lebih lama di sana, membiarkan tiap tetesan air yang terasa bagai jarum itu menusuk tubuhnya lebih lama, berharap segala lara dalam hati dapat luruh bersama air hujan. Ketika melihat Rinai, Jiwa seolah melihat kilas balik akan dirinya beberapa tahun lalu. Jiwa menarik gadis itu untuk berteduh karena ia tahu mau selama apa pun menyiksa diri di bawah hujan, tak akan ada perubahan yang berarti, sebab ia pernah berada di posisi yang hampir sama: putus asa berharap berharap eksistensinya dapat lebur bersama tiap tetesan air yang berjatuhan.
All Rights Reserved
#2
quietromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MARKA; yeonbin AU
  • °°Love And Secret°° (COMPLETE)
  • Never Gonna Let You Go | WINRINA (Season 2)
  • pelukan saat hujan
  • Ada cinta dibalik hujan turun
  • Badai Kepulangan.
  • NAHWU Vs SHOROF
  • Naruto : Returning Heaven

Abinawa penasaran kenapa Arjuna, teman barunya, begitu menyukai hujan. Saat mereka berteduh di bawah pohon di tengah derasnya hujan, Abinawa bertanya, "Kenapa lo suka hujan, Kak Juna?" Arjuna tersenyum, memandang ke arah jalanan yang basah. "Lo tahu nggak kenapa nama gue Arjuna Marka?" tanyanya tiba-tiba. Abinawa mengernyit, jelas tidak tahu jawaban dari pertanyaan itu. "Kenapa?" tanyanya sambil menunggu penjelasan. "Karena ibu gue suka banget hujan, dan ibu kasih nama Marka yang artinya hujan," jawab Arjuna dengan nada ringan, tapi ada sesuatu di balik kata-katanya yang membuat Abinawa merasa bahwa jawaban itu belum lengkap. "Jadi, lo suka hujan cuma karena ibu lo?" tanya Abinawa, masih belum puas. Arjuna memandangnya dengan senyum yang tak pudar. "Iya, Bina. Karena ibu gue suka hujan!" teriak Arjuna, mengalahkan suara derasnya hujan yang mengguyur kota Jakarta siang hari itu. Namun Abinawa masih belum puas atas jawaban tersebut. Ia justru semakin penasaran, kenapa setiap hujan turun lelaki itu pasti selalu mandi hujan. Tanpa tahu memang ada hal yang masih disembunyikan oleh Arjuna. Top: Yeonjun Bott: Soobin yeonbin AU Angst MCD (Major Character Death)

More details
WpActionLinkContent Guidelines