Bagaimana jika tempat untuk berlindung, tempat pelarian, dan tempat ternyaman bersama teman sekolah mu, menjadi tempat paling ditakuti, teror tiada henti dari manusia pekerja yang di sebut 'algojo' membunuh dimana-mana, tanpa kau sadari mungkin malaikat maut itu ada di samping mu sembari membaca cerita ini.
Mereka hanya para remaja yang tertunduk, mereka memeluk lukanya, pergi jauh dari keluarga, hanya untuk memperkaya orang yang bertahta.
Dan berlari dari masalah, mencari ketenangan yang membawa mereka pada kematian
hidup adalah suatu keajaiban luar biasa yang terjadi di kehidupan manusia, mereka yang hidup menulis nama mereka dalam sejarah lewat hal-hal kecil, yang di sebut kenangan, namun apa bila nama kita di kenang dengan julukan buruk apakah kita akan bisa mati dengan tenang?.
menceritakan Athala, remaja 17 tahun harus menjadi alasan mengapa sejarah itu di buat, hidup yang naik turun dan tak menentukan kemana arahnya, namun sebuah tempat membunuh moralitas nya secara perlahan, lalu membangun sebuah cerita di mana ia hanya ingin kematian.
Note!: semua tokoh di sini gak ada yang waras, pada sakit semua.
Warning!: kekerasan sudah menjadi hal biasa, kata-kata ambigu yang banyak arti, kalo ada bahasa kasar jangan di contoh ya, hati-hati dengan orang terlihat baik dan jahat di awal, kata-kata yang menyinggung, atau kurang cocok untuk pembaca di bawah umur.
All Rights Reserved