Another Aishwa

Another Aishwa

  • WpView
    Reads 100
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadMatureComplete Sat, Sep 6, 2025
Aishwa tumbuh menjadi wanita anggun, dengan hati penuh empati. Ia memilih jalan kedokteran, menyalakan cahaya harapan bagi mereka yang terluka. Sementara Aishya, dengan jemari yang terbiasa menari di atas kertas, menemukan pelariannya dalam tulisan. Ia tidak hanya menjadi penulis yang suaranya menyentuh, namun ketertarikannya pada dunia biomedical engineering membawanya menemukan potongan jiwanya yang hilang. Bagaimana takdir mempertemukan mereka kembali ?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE SEVEN GIRLS7 || On Going
  • AGEN RAHASIA ( CERPEN )
  • Malaikat Untuk Andinih
  • Arwa'ul Qulub (BERSAMBUNG)
  • Our Little Girl
  • Wound's Strengthen Oneself (Not Continued)
  • Rasa Dalam Sujudku
  • Melukis Kesedihan Ava { TERBIT }
  • Take a Chance With Me
  • Healer [END]

𝗣𝗥𝗢𝗟𝗢𝗚 Hidup itu tentang perubahan. Tentang kehilangan dan menemukan kembali. Tentang jatuh dan bangkit lagi. Tujuh gadis bersaudara itu sudah merasakan semuanya-kehilangan orang tua mereka, meninggalkan rumah yang penuh kenangan, dan kini harus menghadapi babak baru di bawah asuhan sang kakek, Abraham Mahendra. Dulu, mereka adalah putri-putri dari Abimanyu Mahendra dan Julia Mahendra,sebelum mereka di angkat jadi anak mereka hanyalah anak panti biasa yang menginginkan kasih sayang kedua orang tua. Abimanyu dan Julia pasangan yang tak hanya kaya raya, tetapi juga penuh cinta. Namun, takdir berkata lain. Sebuah kecelakaan merenggut nyawa orang tua mereka, meninggalkan tujuh gadis itu dengan satu-satunya keluarga yang tersisa-sang Opah, pria berwibawa yang memiliki segalanya,kehangatan seperti yang dulu mereka dapatkan dari ayah dan bunda. Kini, mereka melangkah ke rumah baru, kehidupan baru, dengan satu janji di hati masing-masing: mereka harus tetap bersama, apa pun yang terjadi. Mereka bukan anak-anak yang lemah. Mereka adalah gadis-gadis yang akan membuktikan bahwa keluarga bukan hanya tentang darah, tetapi tentang ikatan yang tak akan pernah terputus. Dan di sinilah semuanya dimulai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines