Goddess of Love

Goddess of Love

  • WpView
    LECTURAS 89
  • WpVote
    Votos 37
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, jun 13, 2025
Di sinilah gadis itu sekarang berdiri di depan gerbang sekolah nya yang kelihatan sudah tertutup rapat dan terdapat sebuah kertas yang di tempel di pagar itu "ALIYA DILARANG MEMANJAT PAGAR!" Seperti itulah yang tertulis di kertas tersebut. "Buset tu pak budi kayak nya emang ada dendam deh sama gua"Ucap gadis itu yang Tertuju untuk sang satpam sekolah nya itu. " Tapi tenang aja pak hari ini ilaya prillani ga akan memanjat ni pagar,karena gua hari ini mau healing byee"Ucap gadis itu sambil mengibaskan rambutnya. Saat gadis itu membalikkan badan nya berniat meninggalkan sekolah itu, mata nya langsung membulat dengan sempurna. BRAKKKKKKK!!!!!...... Sebuah mobil yang kehilangan kendali dengan cepat menghantam tubuh gadis itu, Hingga gadis itu terpental sangat jauh. "masa gua mati dengan cara ga epic si" Batin gadis itu sebelum kegelapan mengambil ahli pandangannya
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Second Life: Breytast Awan! [END]
  • Important Figuran (END)
  • ALYA
  • I'm a Girl, Bos!
  • UMBRELLA
  • Bayangan di Balik Sekolah
  • Belvita Transmigrasi
  • TRANSMIGRASI Neyra & Eliza
  • RAYFA[END]
  • My love ' My Enemy [ END ]

"Hadiah yang gue mau cuman satu. Lo hilang dari kehidupan gue untuk selamanya! Lebih bagus lagi kalau lo mati!" Amora kira ucapannya tak akan dianggap serius oleh Awan. Amora pikir, Awan akan mengerti jika keinginannya hanyalah omong kosong belaka. Harusnya begitu .... Tapi, perkiraannya salah. Lelaki itu nekat melompat dari gedung lantai lima demi memenuhi keinginan Amora. Amora nyaris gila. Sampai suatu hari, Amora terlempar ke delapan tahun sebelum kejadian mengenaskan terjadi. Amora bertekad untuk mengubah segalanya dan hidup bahagia bersama Awan. Namun, banyak rintangan yang menanti. Terlebih, semuanya tak lagi sama. Tidak ada lagi Awan yang sehangat mentari dan ceria. Kini, hanya ada Awan yang posesif, egois, serta pemaksa. Dan entah mengapa, membuat jantung Amora semakin berdebar. *** Cuplikan cerita: "Aku gak sudi pacaran sama kamu. Kamu gak lebih dari cewek murahan, Mor. Udah aku bilang untuk berhenti ngejar-ngejar, tapi nyatanya apa? Kamu tetep nempel kayak lintah. Kalau bukan murahan namanya apa? Cabe-cabean? Lonte? Jalang?" "Setelah kamu berantakin kehidupanku, dengan mudahnya kamu nyerah? No! Aku gak ijinin itu. Aku udah terbiasa dengan kebisingan kamu." "Kamu suka boneka? Aku juga sama. Terlebih kalau kamu jadi bonekanya." "Kamu jadi bonekaku. Aku bakal atur semuanya buat kamu. Ingat, semuanya! Dan, aku akan kasih kamu waktu satu bulan untuk membuatku jatuh cinta. Bagaimana?" Awan Alardo Nasution ~ Awal publish: 09 Juli 2022

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido