Tanpa Memulai

Tanpa Memulai

  • WpView
    Reads 146
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 11, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
( "Follow akun author dan jangan tinggalkan jejak kalian" 🤗) Sera valeska Siswa kelas 10 yang dikenal tenang, pintar, dan agak tertutup. Sera lebih banyak menyimpan perasaan dalam diam, namun hatinya dalam dan peka terhadap sekitar. Ia memiliki ketertarikan terhadap Ares sejak awal duduk di bangku SMA, tapi tidak pernah benar-benar mengungkapkannya. Sera mencintai dalam senyap, mencatat setiap hal kecil tentang orang yang ia sayangi tanpa pernah berharap banyak. Ketika Ares perlahan menjauh tanpa alasan, ia tidak bertanya-ia hanya diam, sambil belajar melepaskan meski hatinya belum siap. Ares Xavendra Siswa populer, namun bukan tipe yang banyak bicara. Ares lebih suka memperhatikan dari kejauhan, pendiam tapi tajam dalam mengamati. Ia menyukai Sera sejak lama, tapi tak pernah benar-benar tahu bagaimana cara menghadapinya. Saat perasaannya tumbuh terlalu dalam, Ares memilih mundur. Ia takut-bukan karena tidak merasa, tapi karena merasa terlalu dalam. Pilihannya untuk menjadi asing adalah cara melindungi diri sendiri, meski di balik sikap dinginnya, ada hati yang sama rapuhnya dengan milik Sera
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • To Choose an Enemy (End)
  • UNSEEN
  • LABIRIN TAKDIR
  • RAJAWALI
  • Just another High school Story [Completed]
  • Cinta Dalam Diam
  • Sejenak Luka
  • Harapan
  • "Transfer Student wa Kodoku ja Nai"
  • Different Page [Complete]

Daniel sudah cukup membuat masalah dengan hidupnya. Ia ingin menjalani tahun ketiganya di SMA dengan tenang. Namun, ia justru harus berurusan dengan gadis yang luar biasa angkuh dan keras kepala. Sebagai musuhnya. Sialnya, Daniel memilih musuh yang salah. Syvia Alejandro. Cantik, pintar, kaya, kesayangan para guru, dalam kata lain; sempurna. Berurusan dengan Syvia tak pernah menjadi hal bagus, apalagi menjadi musuhnya. Syvia bisa membuat dirinya menjadi pihak yang benar, bahkan meski dia yang bersalah. Tidak ada satu pun orang yang cukup bodoh untuk menjadi musuhnya. Kecuali satu orang. Daniel dan Syvia bagai api dan air. Daniel yang penuh emosi dan Syvia yang selalu tenang. Namun, pepatah pun mengatakan, diam-diam menghanyutkan. Syvia adalah bukti nyata pepatah itu. Dan Daniel hanyut di sana.

More details
WpActionLinkContent Guidelines