Kaleidoskop Rasa

Kaleidoskop Rasa

  • WpView
    GELESEN 285
  • WpVote
    Stimmen 44
  • WpPart
    Teile 19
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Juni 25, 2025
surat untuk Kavya... Hai, Kavya. Punya cerita apa hari ini?, Kavya baik-baik aja, kan?. Masa anak seimut kamu cemberut terus, air matanya dihapus, dong!. Kavya, kalau dunia kamu gak baik-baik aja. Jangan ragu buat lari ke aku, ya. Nanti kuajak kamu naik sepeda keliling pinggir danau, terus pulangnya aku beliin es krim yang banyak. oke?!. Kavya, bisa buka pintunya gak?. Kata papa, dunia kamu berisik. Izinin aku masuk ya?, tolong biarin aku tutup telingamu dan kasih kamu pelukan paling erat yang aku punya. Kavi tahu Kavya selalu menutup pintu kamarnya yang berada di ujung lorong Kavi tahu Kavya tidak pernah mengizinkan orang lain masuk kecuali suster Rina dan dokter Bisana Kavi tahu, di rumah sakit jiwa ini, Kavya selalu menyendiri tanpa mau ditemani Tapi, pagi itu. Pintu itu terbuka, dan gadis itu tidak langsung menutupnya. matanya hanya menatap Kavi lekat-lekat. sekarang, Kavi bisa masuk.
Alle Rechte vorbehalten
#15
novelpenerbitfaza
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Luka Yang Tak Terobati [TERBIT]
  • Belia & Keandra (END)
  • BUNGKAM
  • Silent, Please! (Re-up)
  • YOUNG CEO AND BAD GIRL
  • 101 Days Before In January
  • Felicity [On Going]
  • Lintang Laksana (SEGERA TERBIT)
  • ★BABY ZION★

[JUARA 2 FESTIVAL MENULIS NOVEL Season 5 FAZA CITRA PRODUCTION] 🕊 Ia datang, hadir di dalam kehidupannya di antara kabut yang menyelimuti dan dinginnya malam yang menggigit. Bagi Firmansyah, seorang internis yang kehilangan cahayanya semenjak dua tahun lalu, Nisa adalah bintang kejora dari banyaknya bintang-bintang yang menggantung di atas cakrawala tiap malamnya. Dan, bagi Nisa, dipertemukan Firmansyah adalah obat yang paling ampuh di tengah sakitnya yang kerap kali mendera. Menekuk tubuhnya. Namun, siapa sangka, keduanya harus dihadapkan dengan seorang wanita yang pandai bersandiwara di depan kamera, tapi tajam menancapkan sebilah pisau di belakang layar. Ini tentang cinta yang memilih untuk menetap meski pemilik hatinya telah pergi, tentang detak yang tetap dijaga, meski janatungnya tak lagi berdetak di pelukan yang sama. Hingga senja di suatu sore yang menenggelamkan cahaya meninggalkan tanya, "Masih bisakah cinta pulang, bila rumahya tak lagi ada?" (ROMANCE-MEDIC) 🌷🌷🌷 "Dia rumah, kuakui memang tidak sempurna. Jiwanya berteriak di atas ketidakberdayaan tubuhnya, lisannya selalu tertahan kala menyuarakan keadilan. Tapi, bersamanya tangisanku luruh di dalamnya." ©gardeniaja_

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien