Tiga tahun setelah kelulusan, Adhan duduk sendirian di sebuah kafe kecil-tempat di mana kenangan masa sekolah seolah hidup kembali. Dulu ia dikenal sebagai anak yang malas dan selalu datang terlambat. Tapi kehadiran Aurora, murid baru dari Bandung, perlahan mengubah segalanya. Melalui tugas-tugas kelompok, pertemuan acak, dan dinamika kelas, tumbuh benih rasa yang tak disadari. Namun, di balik tawa dan kebersamaan, ada pengkhianatan yang meretakkan kepercayaan: rekaman yang mengungkap bahwa salah satu sahabat mereka membocorkan rencana tim dalam misi penting mereka-Lomba Coding Nasional. Dengan semangat dan luka yang belum sembuh, mereka tetap melangkah bersama. Meninggalkan jejak dalam baris-baris kode dan membuktikan bahwa persahabatan sejati bisa bangkit bahkan dari pengkhianatan. Ini adalah cerita tentang perubahan, cinta pertama, dan kenangan yang tak pernah benar-benar pergi.
More details