Di Antara Sunyi dan Cahaya

Di Antara Sunyi dan Cahaya

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 23, 2025
Prolog "Di Antara Sunyi dan Cahaya" Dalam hidup, tidak semua luka terlihat. Ada yang bersembunyi di balik senyum, dalam diam yang tak pernah dipertanyakan, atau dalam tatapan mata yang terlihat biasa saja. Aluna adalah salah satu dari mereka-yang tumbuh menjadi tempat cerita bagi banyak orang, namun sering lupa di mana ia bisa menceritakan dirinya sendiri. Ia bukan tokoh utama dalam keramaian. Ia bukan gadis yang selalu dikelilingi sorotan, tapi entah kenapa, selalu ada saja mata yang diam-diam mencari keberadaannya. Ia tumbuh dalam keluarga yang tak sempurna, namun penuh cinta dalam bentuk yang tak selalu mudah dipahami. Ia menjadi bahu bagi kakak-kakaknya, tempat berlabuh keluh kesah tanpa banyak syarat. Tapi siapa yang jadi tempat berlabuh Aluna? Di sekolah, Aluna dikenal karena auranya yang tenang dan matanya yang seperti menyimpan hujan. Ia disukai, dikagumi, bahkan diam-diam dikejar-oleh senior, teman sebaya, hingga adik kelas. Namun tak banyak yang tahu, bahwa di balik itu semua, ia pernah dikhianati oleh teman yang paling ia percaya. Difitnah, dijatuhkan, hingga akhirnya ia belajar bahwa kadang, diam adalah satu-satunya perlindungan. Kisah ini bukan hanya tentang cinta remaja yang manis atau tentang popularitas di sekolah. Ini adalah kisah tentang tumbuh dan menyembuhkan. Tentang keluarga yang diuji oleh rasa sakit dan harapan. Tentang seorang ayah yang hampir kehilangan kakinya, dan seorang anak yang memilih untuk tetap kuat meski dunia seolah ingin runtuh. Ini juga tentang keberanian Aluna untuk tetap percaya pada kebaikan, meski luka yang ia miliki belum sepenuhnya sembuh. Di antara sunyi yang membungkus hatinya, Aluna perlahan belajar menyalakan cahaya-untuk dirinya sendiri. Dan dalam perjalanannya, ia akan menemukan bahwa kadang, cahaya itu tidak selalu datang dari orang lain. Tapi dari dalam dirinya sendiri.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kesedihan [SELESAI]
  • Angkasa dan Cerita
  • Whispers Between Tears
  • Before I Knew Light
  • Takdir Si Gadis Figuran (END✔️)
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • ALLAND
  • Senja Yang Sunyi
  • Puing luka
  • JANJI TANPA SUARA

JANGAN LUPA FOLLOW!! Anak akan tumbuh sesuai dengan lingkungan yang mendidiknya dengan cara apa. Trauma itu benar-benar nyata. Terbawa hingga mereka dewasa. Kisah ini menceritakan sebuah trauma yang membuat cinta Zeora menjadi rumit. Kepercayaan berulang kali dihancurkan. Sampai pada waktu, ia menutup kepercayaan pada semua orang, ia malah menyakiti sosok yang tulus. "Kasih aku ruang sedikit aja di hati kamu. Mungkin terdengar nggak layak. Tapi, aku bakal berusaha buat ngelawan kelainan ku yang kamu bilang gila," ucap cowok itu tulus. Zeora menyunggingkan senyum meremehkan. "Sampai lo mati di depan mata gue atau bersimbah darah karena gue, nggak akan ada sedikit pun ruang yang kebuka buat nerima lo. Dengerin gue. Kita nggak akan bersatu," balas Zeora tajam. Ia tak tau ucapannya inilah yang berakhir penyesalan. Suatu hari kejadian tak terduga menimpa Zeora dan laki-laki itu. Di sana Zeora tau, siapa orang tulus yang telah ia sia-siakan. Apakah penyesalan Zeora itu membuat gadis itu kembali mendapat cinta tulus dari laki-laki itu? Atau malah luka yang terus membuatnya gila?

More details
WpActionLinkContent Guidelines