Panggung tanpa atap

Panggung tanpa atap

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 2, 2025
Di balik gemerlap dunia hiburan, ada luka yang tak terlihat. Seorang gadis kecil, terlahir dari keluarga lintas negara, dipaksa mengorbankan masa kecilnya demi ambisi sang nenek. Saat ibunya meninggal, ia pulang ke Korea dan membuka kembali lembaran luka yang selama ini disembunyikan. Ini adalah kisah tentang pencarian jati diri, luka yang diwariskan, dan keberanian untuk memilih jalan sendiri. Panggung ini luas, tapi langitnya terbuka. Semua bisa melihat , tapi siapa yang benar-benar peduli?
All Rights Reserved
#492
novelremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KETIKA LABEL TIDAK LAGI MENENTUKAN SIAPA KITA
  • Eureka!
  • TRUST ME (hiatus)
  • cerita diatas kanvas
  • LUKA & CINTA
  • Penuh Luka (On Going)
  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • SIDNEY

Aline tak pernah meminta untuk dilabeli-sebagai anak pemarah, pembawa sial, atau anak dari keluarga rusak. Tapi itulah dunia: cepat menilai, lambat memahami. Di sebuah kampung kecil, Aline tumbuh dengan luka-luka tak kasat mata, dibisikkan oleh mulut-mulut tetangga, bahkan oleh orang-orang yang seharusnya melindunginya. Hingga ia bertemu dengan pintu-pintu dan jendela baru-sahabat, seorang imam, dan Nando, lelaki yang melihatnya dengan mata yang berbeda. Ini adalah kisah tentang perjuangan untuk membuka jendela hati, memecahkan cermin luka, dan menemukan pintu menuju penerimaan. Bukan hanya oleh orang lain, tapi oleh diri sendiri. Sebuah novel reflektif yang mengajak kita bertanya ulang: Siapa diriku, jika label tak lagi melekat padaku? Cocok untuk kamu yang sedang mencari makna, harapan, dan keberanian untuk berdamai dengan masa lalu..... selamat membaca (:

More details
WpActionLinkContent Guidelines