Setitik Air Mata Sebelum Talak

Setitik Air Mata Sebelum Talak

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 10, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Cinta tidak selamanya harus menggenggam dan melangkag bersama. Adakalanya, cinta juga berarti melepaskan meski dengan derai air mata. Arman dan Najwa telah melewati badai rumah tangga yang tidak mudah. Campur tangan keluarga, luka-luka masa lalu, hingga hidup yang tak selalu ramah, tak mampu merobohkan komitmen mereka untuk tetap bersama. Di balik pertengkaran dan air mata, keduanya selalu kembali berpegangan tangan karena cinta mereka bukan sekadar rasa, tapi perjuangan. Namun segalanya berubah ketika Arman divonis mengidap kanker stadium lanjut. Dalam diamnya, ia menimbang: apakah mencintai berarti tetap bertahan... atau justru pergi, demi membebaskan orang yang kita sayangi dari rasa sakit yang akan datang? Setitik air mata yang jatuh menjelang talak, bukan karena cinta telah habis, tapi karena cinta yang terlalu dalam, hingga tak sanggup membiarkan orang yang dicintai ikut hancur perlahan. Sebuah kisah yang menohok hati tentang cinta, keikhlasan, dan pilihan-pilihan sulit yang kadang tak ada jawabannya selain... air mata. Bagaimana akhir kisah Arman dan Najwa dalam mengakhiri kisah mereka?
All Rights Reserved
#181
pilihan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Dear Jannah
  • Another Soul (Transmigrasi) [END]
  • ARYANA
  • LENSA HATI : Still, I Frame You
  • DILEMA (Antara Cinta dan Persahabatan)
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • Tak Seindah Lagu Cinta
  • Mahligai Sunyi

Air mata tak akan menghapus segalanya Amarah tak menyelesaikan masalah Dan melepaskan bukan jawaban yang ingin ku ambil saat ini. Cinta itu baru saja hadir dalam hidupku Kebahagian yang tak pernah kurasakan, kini mengalir hangat dalam hatiku. Detuman keras di dadaku bergemuruh ketika mata itu menatapku dan bibir itu tersenyum padaku. Aku jatuh cinta. Namun.... ada kenyataan yang baru saja menamparku. Kenyataan jika yang ku cintai tak akan pernah mencintaiku. Haruskah kutetap mempertahankannya atas dasar cinta ? Ataukah haruskah aku melepaskannya dan menghilang seperti buih dilautan ? Tidak!! Aku tak bisa Rasa egoisku lebih kuat untuk memilikinya. Hati nuraniku terasa mengilang tertelan cintaku. Ya Allah jika aku melakukan ini, akankah aku salah ? Jika cinta yang kupertahankan ini bisa menghantarkanku pada kebahagiaan, apakah cinta itu juga akan menghantarkanku pada surga? Jannah-Mu ? #Tentang Cinta tanpa syarat #Tentang aku, kamu dan dia Update setiap Minggu

More details
WpActionLinkContent Guidelines