THE RULES

THE RULES

  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 27, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Sejak satu tahun pernikahan ini amora tidak akan perna perduli dengan pria yang tinggal satu atap dengannya ini yang berstatus suami Seakan di dalam rumah itu terdapat tembok yang tinggi antara amora dengan baswara. pria yang membuat emosi amora menaik, mendengarkan nama pria itu saja sudah membuat amora seakan ingin menghancurkan dunia ini "tanda tangan di sini tuan baswara" pria itu menaikkan kacamata dan melirik sekilas surat yang sudah tertulis namanya di sana "apa kamu tidak memikirkan keluarga mu yang akan malu jika anaknya berstatus sudah bercerai? rebecca kamu tidak ada hak untuk memutuskan hubungan ini" kedua tangan amora mengepal hebat, apa katanya tadi tidak berhak? siapa dia yang berani berbicara seperti itu ha? "kembali lah ke kamar.rebecca, saya tidak punya waktu untuk berdebat dengan kamu sekarang "
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Accidental' (END)
  • SASGARA (SELESAI)
  • Bukan selingkuhan [TAMAT]
  • DINIKAHI PAK DUDA
  • Wild Husband
  • We Are Cheaters
  • Melukis Rasa (REPUBLISH TERAKHIR)
  • PAHAMI DEBARAN JANTUNGKU (END)
  • My Old Husband

Follow dan beri vote nya! "Ekhem! Bagaimana kelanjutannya?" Tanya Reza kepada pihak keluarga Leo "Sesuai kedatangan ku kemari Reza, putraku akan bertanggung jawab," jawab Bram dengan yakin Leo terus saja mencuri pandang pada Zena yang menundukkan kepalanya, dia merasa sangat bersalah telah mengotori gadis baik itu. Jelas Leo mengetahuinya, Aldiva Zena yang selalu mengikuti olimpiade mewakili sekolahnya Zena mendongak sedikit ingin menatap Leo, calon suaminya. Belum 2 detik Zena langsung menunduk lagi karena ternyata Leo sedang menatapnya *** Dor! "Arghh." Seorang pria berjas rapi memegang perutnya yang terkena tembakan, dia berlutut dilantai menahan sakit. Ia mendongak menatap seorang gadis yang menangis didalam cekalan seorang pria kekar. "STOP!" ucap gadis itu tapi tak dihiraukan oleh pelaku penembakan itu. "Diem bocah ingusan!" Perintah orang yang membawa senjata api itu. *** Itu hanya sepenggal cuplikan diawal part ya, nanti beda lagi dibelakang Bagaimana dengan alur cerita ini? Akankah serumit itu? Konflik yang dikira sudah tidak ada, akan muncul diluar dugaan IKUTI ALURNYA!!! Selamat membaca:) #1 in misteri-Jan 22 #1 in nikahsma-Jan 22 #1 in tennfiction-Jan 22 #1 in kebahagiaan- March 22 #1 in beasiswa- April 22 #1 in kejutan- Juli 22

More details
WpActionLinkContent Guidelines