
"Lihat aku ********-nya, tidak ada yang bisa memilikimu selain aku," "Ohh, that's so sweet. But, are you sure about that?" ──────────────────────────── Valenzio seorang preman sekolah yang merangkap menjadi seorang mata-mata dari sebuah perusahaan besar. Dia adalah agen terhebat dan yang paling diandalkan dari yang lainnnya walaupun umurnya yang relatif lebih muda dari rekan-rekannya. Kehebatannya itu membuat salah dua orang merasa iri hati. Rencana-rencana licik pun tercipta namun selalu gagal karena Valenzio bisa langsung mengatasinya. Dan di hari yang sangat penting baginya, hari dimana dia bertemu dengan keluarga aslinya hancur. Semua kepercayaan yang dia bangun susah payah hancur karena adik angkat yang jatuh kedalam kolam dan menuduh dia adalah sang pelaku. Valenzio membela diri akan tetapi tidak ada yang percaya. Pipinya terasa panas dan perih setelah mendapatkan sebuah tamparan dari sang ibu. Hancur, hatinya hancur mendapatkan itu semua. Hari yang seharusnya bahagia malah menjadi hari yang paling menyedihkan seumur hidupnya. Dia meninggalkan keluarga itu dengan kesedihan mendalam, siapa yang tak kecewa mendapat perlakuan seperti itu di hari yang paling di tunggu-tunggu. Dengan cepat dia langsung meraih motor sportnya dan melaju kencang meninggalkan perumahan itu. Kecepatannya bertambah dan semakin bertambah. Sebuah truk yang melaju dari arah berlawanan tanpa sengaja kehilangan kendalinya. Dan... NGIINNGGG...... BBRRAAAAKK..... Tabrakan pun tak bisa terhindarkan lagi. Mau mengerem pun tak dapat dengan kecepatan itu. Tubuhnya terpental, motornya hancur. Pandangannya berubah menggelap yang kemudian menjadi putih. ──────────────────────────── "Selamat datang di ****All Rights Reserved