AFTERTASTE

AFTERTASTE

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadComplete Sun, Jun 1, 2025
Ditengah hiruk pikuk padatnya segala aktivitas Kota Metropolitan, Hilal mencari dan menikmati setitik surga yang selalu dia temukan pada makanan-makanan lezat. Sebagai hobi sekaligus pelarian atas semua tekanan di rumahnya, jajanan itu menghiburnya dan selalu menyambutnya tanpa bertanya. Pekerjaannya sebagai programmer lepas membuatnya dianggap berbeda oleh ibunya yang menginginkannya bekerja seperti orang lain di kantor, dipandang sebagai pengangguran yang hanya bisa mengurung diri di kamarnya tanpa tahu apa yang terjadi di dunia luar. Namun Hilal menemukan oasenya di makanan pinggir jalan, menimbulkan aftertaste berbeda di setiap rasa yang dikecapnya serta selalu memaksanya untuk kembali menghadapi sang ibu untuk meyakinkannya bahwa dirinya bisa meski berbeda. Baginya, menjadi pekerja lepas lebih sesuai dengan ritme hidupnya daripada bekerja kantoran. Ibunya harus mengerti itu dan Hilal hanya ingin dipandang sama tanpa diperbandingkan bahkan dengan saudara kembarnya.
All Rights Reserved
#281
depresi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hujan Ingatan - Negeri Hujan Ingatan
  • Drowning
  • Apa Itu Cinta? (Completed)
  • DEHANDAR & AQILLA [YOUNG MARRIAGE]
  • attention | 00 line
  • Rumah Penuh Cerita
  • [✔] Lean On Me || Nomin
  • 48 FAMILY RESTAURANT ( JKT48 Gen 12 Fanfic)
  • Mysterious Girl
  • Titah Agung

Di Kota Senja, tempat langit selalu temaram dan hujan tak pernah reda, Elian menjalani hidupnya dalam kesendirian yang ganjil. Ia merasa berbeda, dihantui kenangan-kenangan yang terasa asing, seolah bukan miliknya. Saat kota mulai "berbicara" padanya lewat anomali waktu, pantulan cermin yang hidup sendiri, dan pesan-pesan misterius yang muncul entah dari mana, Elian terseret ke dalam pusaran teka-teki yang mengancam kewarasannya. Sebuah poster dengan simbol spiral aneh, halaman koran tentang anak hilang yang membangkitkan rasa bersalah tak terjelaskan, dan rekaman suara ibunya yang penuh rahasia menjadi serpihan-serpihan puzzle yang harus ia susun. Setiap petunjuk membawanya lebih dekat pada kebenaran mengerikan tentang dirinya, ibunya, dan eksperimen misterius bernama ELR yang melibatkan hujan sebagai media. Ketika dunia di sekitarnya membeku dan suara-suara gaib memperingatkannya tentang waktu yang bukan miliknya serta ingatan yang tak bisa dipercaya, Elian sadar ia bukan sekadar remaja biasa. Di tengah realitas yang semakin pecah, apartemennya berubah menjadi mesin ingatan, dan bahkan buku hariannya menuliskan pesan-pesan dari tangan tak dikenal. Puncaknya, sebuah peringatan "JANGAN BUKA PINTU" muncul di jendela kamarnya, diikuti tiga ketukan misterius. Terjebak antara rasa takut dan keinginan untuk tahu, Elian harus memilih: mengabaikan semua kegilaan ini, atau membuka pintu menuju takdir yang mungkin akan menghancurkan semua yang ia yakini tentang hidupnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines