Painkiller

Painkiller

  • WpView
    Reads 38,284
  • WpVote
    Votes 2,708
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Sun, Feb 2, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Hidup Sonya sudah kelabu sejak dirinya divonis mengidap sirosis hati. Hari-harinya selalu muram, tanpa sedikit pun dihiasi senyuman. Ia meninggalkan sekolah dan masa kecilnya yang indah dengan menghabiskan waktunya di rumah sakit. Baginya, dunianya telah buta, runtuh, kelabu, tak sempurna. Namun, Tuhan memang tidak pernah tidak adil. Di antara genangan duka, luka, dan air matanya, Azka hadir ke dalam hidup Sonya. Hadirnya Azka tentu saja memberi semangat pada Sonya untuk tetap bertahan walaupun jurang kematian ada di depan matanya. Namun, apa jadinya, kalau ternyata Azka yang terlihat kuat, ternyata diam-diam mengidap kanker otak? Kebersamaan mereka yang menuai kebahagiaan, ternyata tidak luput dari luka dan air mata. Nyatanya, meski sama-sama tak berdaya, Azka dan Sonya tetap bisa tersenyum meski tahu satu di antara mereka akan ada yang pergi. • • • © 2015 by Dena Anggita Khalis. Amazing cover by Nasa ❤❤❤
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • COSINUS [END]
  • AKARA (Ending)
  • As Time Allows
  • Silence Of Tears (TERBIT)
  • Nanti Juga Sampai
  • REZANGGA
  • LDR CINTA BEDA AGAMA
  • 00.00

[COMPLETED] [PLAGIATOR DILARANG MENDEKAT! NANTI KAMU KENA SENGAT! SEKARANG PERGI DENGAN CARA LOMPAT! WhAt?] *** Lampu kelap kelip di sekelilingnya. Alat yang dipegang seperti tongkat ajaib yang berharga seakan nyawanya hanya bergantung di dalam tongkat itu. Teriakan bebas bergema di mana-mana. Di mana semua haru dan senang menjadi satu. Kamu bahkan tak tahu harus berekspresi apa jika menjadi dia. Satu persatu dunianya yang cerah pun pudar. Karena hidup tak harus tentang senang-senang dan foya-foya, karena kenyataan yang ada terus menyiksa dirinya. Kamu bahkan tidak tahu harus berbuat apa jika menjadi dia. Cobalah rasakan apa yang dia rasakan sementara. Cobalah sedikit demi sedikit berargumen dengan kumpulan aksara-aksara ini. Siapa tahu kamu tertarik menjadi pelipur laranya dan betah berada di sisinya. Atau mungkin bisa menjadi sahabatnya. Cover by : @koonana

More details
WpActionLinkContent Guidelines