Senara's Journey

Senara's Journey

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 2, 2025
Apa gunanya menulis kisah cinta orang lain, jika cintamu sendiri tak pernah selesai? ‎ ‎Senara menjadi bayangan dalam tulisan kisah cinta orang lain, tapi tak mampu menyelamatkan kisahnya sendiri. ‎Dikhianati oleh kekasih yang memilih perempuan "setara", Senara melarikan diri ke negeri-negeri asing. Di antara lorong Beirut, jejak Baghdad, dan darwis Konya, ia menemukan kisah Fatimah Al-Hikmah, cendekia perempuan yang juga dilukai zaman. ‎ ‎Dan di Istanbul, di bawah langit musim berganti, ia bertemu Ahmet, lelaki dengan tatapan badai dan senyum separuh cahaya. Di antara sejarah dan luka, Senara belajar, bahwa beberapa kisah, bahkan yang patah, selalu menemukan jalannya untuk pulang. A contemporary story with a historical soul - weaving a modern journey of healing with the forgotten legacy of a woman scholar in medieval Islamic history.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kilometer Cinta [Complete] ✔️
  • Asmaraloka Sang Letnan [END]
  • Romansa Mayor [ TERBIT ]
  • SERASA
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Antarātmā (On Going)
  • Skenario Allah yang Terindah (END)
  • YOU ARE MINE (completed)

⚠️Warning! Baper detected⚠️ Romance-religi Dukung saya dengan cara follow dan rekomendasiin cerita ini ke teman-teman wattpad kamu. Terima kasih. 💙 Prolog : Siapa pun pasti pernah mengalami kecewa. Entah itu perpisahan atau pertemuan yang disesali. Namun, manusia memang hidup dengan segala cobaan yang harus dijalani. Seperti halnya yang dialami Muhammad Al Fatih. Seorang pilot muda dengan pangkat senior first officer ini tengah mengejar perempuan bercadar hanya karena sorot matanya. Salwa Miftahul Jannah, itulah nama dari perempuan yang berhasil menarik perhatian Fatih dalam satu kali pertemuan tak sengaja di depan toilet pesawat. Ia selalu menghindari Fatih bahkan tidak merespon segala usaha Fatih yang mendekatinya. Lalu takdir kembali mempertemukan mereka di Tugu Kilometer Nol, Aceh. "Kamu yang waktu itu di pesawat, 'kan?" tanya Fatih dengan lantang. "Iya," jawab Salwa pendek. Kepalanya menunduk dan melirik pada kedua orang tuanya yang memperhatikan mereka berdua sejak beberapa detik lalu. "Itu orang tua kamu?" tanya Fatih lagi setelah mengikuti arah ekor mata Salwa. "Kenapa?" Tiba-tiba desiran halus menyeruak di dalam rongga dada Salwa. "Boleh saya menemui mereka?" "Untuk?" "Meminta izin bertaaruf dengan kamu." Penasaran dengan kelanjutan kisah mereka? Yuk baca cerita Kilometer Cinta dan jangan lupa masukkan dalam reading list kamu. Happy reading, pembaca baru Fat_Wa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines