Gave, Hope

Gave, Hope

  • WpView
    Reads 94
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 29, 2025
Orang tuanya memberi nama Hope yang artinya adalah harapan. Mereka ingin anaknya selalu memiliki harapan yang baik dalam hidupnya. Tapi semenjak semua itu terjadi, yang tersisa hanyalah amarah, kesedihan, dan membuat harapan itu hilang. Hope tak lagi merasakan kebahagiaan, dia hanya bertahan demi mereka yang selalu ada untuknya. Tapi jika ditanya "Apa alasanmu ingin terus bangun di esok hari?" Jawabannya tidak ada. Tapi alasan itu dia temukan dalam kehadiran Gave. Seseorang yang awalnya tak berarti, tapi kepindahannya di depan rumah Hope seperti memberinya secercah harapan untuk terus bertahan. "Terima kasih telah menolongku, tapi bagaimana dengan dirimu?" Hope tak sadar, jika pertanyaan itu adalah teka-teki semesta sebelum dia menghadapi kenyataan yang akan segera menampar dirinya di kemudian hari.
All Rights Reserved
#22
mellodrama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • POISONED LOVE
  • Yang Tak Dapat Kuhindari
  • Chains of Devotion (WonJay)
  • When We were Us
  • Ѕᥱ⍴ᥙᥴᥙk Ѕᥙrᥲ𝗍 || Choi Beomgyu
  • Yang Masih Berdetak
  • Garvi Hinggap di Bulan
  • Luka 🔞 (HeeKi ft.Sunghoon & Jay)
  • Hujan Pasti Bermuara

Kebaikan dan pertolongan yang diberikan gadis cantik itu membangun sebuah cinta yang kian lama menjadi obsesi dan menimbulkan rasa kepemilikan yang sering dikenal posesif. Ini menceritakan kisah cinta antara Allora Catherine dan Albara Morgan. Pertemuan mereka yang sudah ditakdirkan oleh Tuhan, membuat mereka saling merasakan cinta yang sudah lama hilang ditelan masa. Cinta yang diberikan oleh Bara, terus berlarut sampai menjadi belenggu obsesi, bahkan disertai dengan sifat posesifnya. Namun, Allora tak pernah menyadari cinta racun yang diberikan oleh Bara. Akankah lambat laun Allora sadar bahwa itu bukan cinta yang sehat? Dan akankah Bara terus menerus mendekap Allora dengan duri yang ia miliki? ◎◎◎◎ "Ah, tangan mu terluka, tuan. Sebentar, aku membeli dulu obat luka ya, tuan tunggulah disini." "Saya tak butuh bantuan anda, nona muda." ◎◎◎◎ "Kemarilah, baju anda terlalu terbuka, sayang." "Tapi aku suka iniii." Allora merengek. "Jika anda terus menerus membantah, tak perlu ikut. Tidurlah jika begitu!" "Emm, baiklah." ◎◎◎◎ ⚠️ Jika ada kesamaan nama tokoh, latar belakang, ataupun visual tokoh. Mohon maaf, mungkin itu hal yang tak disengaja. ⚠️ Karya ini murni, hasil permikiran saya sendiri

More details
WpActionLinkContent Guidelines