Kerapuhan: Ambang Batas Kehancuran

Kerapuhan: Ambang Batas Kehancuran

  • WpView
    Reads 81
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 16, 2025
WpInfo
Fiction
Fantasy
Fairy Tales and Mythology
Rapuh: "Cerita terkisahkan. Waktu bergulir. Peta bergeser. Sebuah pemulaan. Mata-mata yang selalu melihat, kini terpaku kepada satu kejadian. Melupakan semua kewajiban. Pilihan digelar. Hitam dan putih, poin penting. Sebuah kerapuhan. Menunggu satu tangan usil menghancurkan." Birizi bergerak, diawasi Velic. Misi: menyusupi Kalistia. Sementara Tessa Joice menuntun atas pilihan, seseorang datang meminta bantuan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Happiness Home ( Hiatus:)
  • Memory of Heaven
  • The Journey Begins for Ending
  • Mission OF Heart  (Zeesha) (END)
  • HUNTING!'the blood' [HUNTING!SEASON1] COMPLETE✅
  • Legacy of Velmora Season 1
  • Y.L.M.I.S [Completed]
  • Scarlet Moon: The Last Witch

Di tengah semua kekacauan Alana Mahendra-gadis ceria dengan seribu celoteh. Namun, di balik semua keceriaannya, ia menyimpan perbedaan dari manusia sekitarnya. Salah satu dari tujuh elemen dalam buku ramalan yang kini menjadi buruan. Ancaman muncul dari segala penjuru, yang bertekad menghapus ramalan dan mengukuhkan kekuasaan mereka. Bagaikan kereta tanpa stasiun, waktu terus mengantar Alana bertemu dengan mereka yang seperti dirinya-pemilik elemen lain. Namun, setiap pertemuan menuntut pengorbanan besar. Ketika kedua orang tuanya menghilang, Alana menyadari sebuah rahasia kelam yang tersembunyi. Dalam perjalanan ini, mampukah Alana bersama rekan-rekannya saling melindungi? mampukah Alana menemukan jawaban atas setiap pertanyaan yang menghantuinya? Siapakah dalang di balik semua kekacauan? Keluarga? Persahabatan? Bagaimana dengan itu semua? Apakah akan bertahan hingga akhir? "Gue bakal nyerahin diri gitu aja, karena gue tahu, kalo gue sendiri... nggak bakal mampu." -- ✉️ terimakasih buat yg tetap setia baca cerita aku, aku juga akan berusaha memberikan yang terbaik buat readers moci... Jadi jgn lupa tinggalkan jejak (vote dan komen) ya... ⚠️cerita ini banyak mengandung flashback jadi, harap teman² fokus membacanya biar ngk bingung nanti, terus kalo teman² menemui beberapa hal yg tidak jelas, mungkin akan di jelaskan seiring berjalannya cerita. 💛 Have fun semua! Star:12/5/25

More details
WpActionLinkContent Guidelines