Selamat Tinggal

Selamat Tinggal

  • WpView
    Reads 371
  • WpVote
    Votes 182
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 17, 2025
Beberapa luka tak berdarah, tapi mengalir seumur hidup. Samantha Aksa tumbuh dalam rumah yang sepi, diiringi senyap gitar yang tak lagi bersuara, dan kenangan ayah yang pergi sebelum sempat dimaafkan. Ibunya menyerah pada duka, meninggalkannya bersama sunyi yang tak pernah ia minta. Lalu hadir Bu Dina-seorang guru dengan tatapan yang mengingatkan pada masa lalu, dan Luna-sahabat lama yang kembali seperti musim yang enggan pergi. Di antara balkon sekolah, langit jingga, dan nyanyian yang tak rampung, Sam berusaha memungut dirinya sendiri, yang tercecer di antara kehilangan dan harapan. Ini bukan tentang cinta semata, atau tentang musik yang kembali dimainkan. Ini tentang perjalanan berdamai: dengan masa lalu, dengan orang-orang yang tinggal lalu pergi, dan terutama... dengan diri sendiri. Karena tak semua kehilangan harus dilupakan. Beberapa hanya perlu diberi nama, dipeluk, dan akhirnya-dilepas, pelan-pelan.
All Rights Reserved
#383
bandung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kisah Kasih Gelisah ㅡ [COMPLETED]
  • ELGITA  (TERBIT)
  • Alkara ( Terbit)
  • Arsya & Aruna
  • Our Marriage
  • Echoes of past Longing
  • About a Diandra Story
  • Married With CEO

ㅡa novel Dya harap, semuanya sesederhana apa yang Leo katakan. Semudah mengatakannya, semudah mendengarnya. Seperti kisah remaja berseragam putih abu-abu pada umumnya yang berakhir bahagia. Tapi sayang, Dya belum selesai mengurai, belum habis urusannya dalam menerjemahkan dan memahami emosi yang ia punya setelah bertahun-tahun ia kehilangan rumahnya. Segalanya terasa sulit, memahami perasaan yang ia miliki adalah hal yang rumit untuknya. Kehilangan hangat rumah membuat segalanya semakin mustahil bagi Dya. Rasa tak pantas selalu menghantui langkahnya. Suatu hari nanti, walaupun kisahnya harus berakhir, Dya ingin semuanya berakhir dengan penuh kasih, tanpa gelisah yang tersisa ㅡ "Perasaan gue ke lo, itu urusan gue. Entah lo balas dengan perasaan yang sama atau nggakㅡgak usah khawatir. Itu bukan kewajiban lo. Gak apa-apa." □■□■ Diupdate setiap hari sabtu!

More details
WpActionLinkContent Guidelines