gerlap dunia malam lekat dengan mereka.
dentuman musik, lantai dansa, minuman keras, dan segala bentuk maksiat yang menjadi pelangkap latar.
mereka terlahir dengan dulangan sendok emas, uang seakan tidak bernilai.
kesenangan yang menjadi tujuan hidup.
tidakkah mereka sadari,
di luar sana ada yang mengais sesuap nasi,
lewat nada-nada yang membentuk lantunan lagu.
di bawah lampu merah, kuning, hijau, tangan mereka terbuka,
mengharap seperak dua perak logam yang akan menjadi pundi 'tuk lanjutkan hidup.
ㅤㅤ
sayang,
sayang,
kaki mereka tidak menginjak bumi.
pandang mereka ditutupi nikmat duniawi.
dan hati mereka terbungkus oleh nafsu nan keji.
ㅤ
ㅤ
tapi ingat, manis.
tuhan selalu punya takdir.
ㅤ
Ketika kebahagiaan yang mulai retak berawal dari tawa dan cerita dikesunyian. tanpa status, tanpa label, hanya kebahagiaan nyata. dibalik pintunya terdapat ruang rahasia yang tak pernah disentuh oleh siapapun. akankah mereka mampu saling menerima bayangan kelam tersembunyi, atau justru ruang rahasia itu menjadi akhir segalanya ?
karena terkadang, kebahagiaan saja tak cukup untuk membuat segalanya bertahan.