Nafiya Azzahra Mahdiyah, gadis 21 tahun dengan kepribadian yang tak mudah ditebak. Berhijab, cerdas, penuh kreativitas dan tangguh-tapi diam-diam membawa luka yang tak banyak orang tahu. Ia tumbuh dalam keluarga yang hangat dan penuh cinta, namun kisah cintanya seperti dihukum oleh waktu. Dari masa SMP hingga akhir kuliah, perasaannya selalu berujung ditinggal, dikhianati, atau tak pernah sempat benar-benar diperjuangkan.
Di tengah kesibukannya di kota sebagai mahasiswi tingkat akhir, ia memilih untuk tidak lagi berharap pada cinta. Sampai suatu hari, seseorang dari masa lalu datang kembali ke desa tempat ia berasal-Ziyad Arrafi Hannan, anak teman ayahnya yang kini jadi CEO muda dan penuh kharisma.
Ziyad bukan orang yang mudah menyerah. Ia mengejar Nafiya dengan cara yang sederhana namun dalam-dengan sabar, perhatian, dan usaha yang konstan. Tapi benarkah Nafiya sudah mati rasa? Atau ia hanya terlalu takut membuka hati yang pernah terlalu sering patah?
Sementara itu, Rayyan-sahabat tengilnya sejak SMP-masih ada di sisinya, diam-diam menyimpan kisah masa lalu yang tak selesai. Dan Luma, sahabat perempuannya, selalu menjadi tempatnya pulang saat hati tak mampu menampung semuanya.
Antara kampus, kenangan pesantren, cinta yang ditinggal, dan kembalinya seseorang yang penuh harap, Nafiya harus menentukan: apakah ia akan membiarkan luka menentukan masa depannya, atau memilih berdiri kembali dan membuka pintu untuk langit yang baru?
All Rights Reserved