LEANDER NAVA

LEANDER NAVA

  • WpView
    Reads 829
  • WpVote
    Votes 127
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 6, 2025
𝐓𝐫𝐚𝐧𝐬𝐦𝐢𝐠𝐫𝐚𝐬𝐢 & 𝐁𝐫𝐨𝐦𝐚𝐧𝐜𝐞! 𝐍𝐨𝐭 𝐁𝐋 Kali ini~ Entah bagaimana bisa? Tapi, aku harus menjalani kehidupan lain yang jelas-jelas bukan milikku. Haruskah aku bahagia? Atau ini bentuk dari penderitaan tanpa akhir? |||| 𝐌𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐬𝐞𝐬𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐬𝐚𝐧𝐠𝐚𝐭 𝐝𝐢𝐜𝐢𝐧𝐭𝐚𝐢 𝐝𝐚𝐧 𝐝𝐢𝐦𝐚𝐧𝐣𝐚𝐤𝐚𝐧, 𝐛𝐚𝐠𝐢 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐚𝐢𝐚𝐧 𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐛𝐞𝐫𝐤𝐚𝐡. 𝐍𝐚𝐦𝐮𝐧, 𝐛𝐚𝐠𝐢 𝐬𝐞𝐛𝐚𝐠𝐢𝐚𝐧 𝐥𝐚𝐢𝐧𝐧𝐲𝐚 𝐢𝐧𝐢 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐛𝐞𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐥𝐚𝐢𝐧 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐩𝐞𝐧𝐲𝐢𝐤𝐬𝐚𝐚𝐧. 𝐋𝐞𝐚𝐧𝐝𝐞𝐫 𝐭𝐢𝐝𝐚𝐤 𝐩𝐞𝐫𝐧𝐚𝐡 𝐛𝐞𝐫𝐧𝐢𝐚𝐭 𝐦𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐭𝐚𝐤𝐝𝐢𝐫𝐧𝐲𝐚, 𝐭𝐚𝐩𝐢 𝐢𝐚 𝐭𝐞𝐫𝐥𝐚𝐥𝐮 𝐥𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐦𝐞𝐥𝐚𝐰𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚. 𝐖𝐚𝐥𝐚𝐮𝐩𝐮𝐧 𝐝𝐞𝐦𝐢𝐤𝐢𝐚𝐧, 𝐩𝐞𝐫𝐥𝐚𝐡𝐚𝐧-𝐥𝐚𝐡𝐚𝐧 𝐩𝐞𝐫𝐮𝐛𝐚𝐡𝐚𝐧 𝐭𝐞𝐫𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐝𝐚𝐧 𝐭𝐞𝐧𝐭𝐮 𝐬𝐚𝐣𝐚 𝐋𝐞𝐚𝐧𝐝𝐞𝐫 𝐦𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚 𝐩𝐞𝐫𝐮𝐛𝐚𝐡𝐚𝐧 𝐢𝐭𝐮 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐭𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐭𝐞𝐫𝐛𝐮𝐤𝐚. °°°° ℙ𝕚𝕔𝕥𝕦𝕣𝕖 𝕓𝕪 𝔸𝕀 & 𝕀𝕟𝕥𝕖𝕣𝕟𝕖𝕥 𝗔𝘂𝘁𝗵𝗼𝗿'𝘀 𝗡𝗼𝘁𝗲: MC bukan babyboy! Walaupun awal-awalnya begitu tetapi akan berubah nantinya, karena Author benci karakter utama yang lemah. 𝕯𝖊'𝖓𝖆𝖛𝖆 - 𝓟𝓮𝓻𝓶𝓪𝓽𝓪_𝓞𝓫𝓼𝓲𝓭𝓲𝓪𝓷𝓽
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HAGA : Becoming the Father of the Villain Twins
  • No Time To Die
  • 𝑇𝑖𝑚𝑒𝑙𝑒𝑠𝑠 𝑊ℎ𝑖𝑠𝑝𝑒𝑟𝑠 ☆ 𝑆𝑡𝑎𝑟𝑠 𝐵𝑒𝑛𝑒𝑎𝑡𝒽 。
  • Avisha or Avalle : An Extra
  • kembalinya sang alter (Revisi)
  • The Villainess Wins
  • Whispers in the Blood
  • Kejar-Mengejar [SEGERA TERBIT]
  • [Transmigrasi] "Who Am I?"

Haga jadi ayahh?? [KARYA AKU ASLI YA. BUKAN TERJEMAHAN] Haga tadinya adalah seorang laki-laki biasa yang bekerja keras sedari remaja untuk menghidupi dirinya dan adiknya. Namun, sekarang Haga malah bertransmigrasi ke novel yang sering dibaca oleh adiknya. Yang lebih buruknya lagi peran Haga adalah seorang ayah yang sering mabuk-mabukan, memukuli orang, bermain dengan banyak wanita, dan melakukan kekerasan. Ditambah lagi, ia harus menjadi seorang ayah dari kedua anak kembar yang di masa depan akan menjadi antagonis dalam novel tersebut. Ini seriusann??? -Haga **** Ayah" suara anak kecil membangunkan Haga yang sedang tertidur. "Ayahh" panggilnya lagi membuat Haga merasa risih. "Ava lapar, ayah" suara anak kecil itu masih memenuhi telinga Haga. "Kalo laper masak lah" Haga yang tadinya masih tertidur dalam posisi telentang, langsung membalikkan badannya hingga memunggungi asal suara. "Tapi nggak ada makanan yang bisa dimasak, Ayah. Kian butuh makan, badannya panas" "Ayah, Ava mohon. Kian sakit. Harus makan" "Ayah" tidak henti-hentinya anak kecil itu menganggu Haga. Haga tadinya merasa risih dan kesal karena tidurnya diganggu. Namun, tak lama ia merasakan ada hal yang aneh. 'Ayah??' Mengapa ada yang memanggilnya ayah? Mana mungkin adiknya memanggil dirinya ayah 'kan. Menyadari keanehan itu, Haga langsung membuka matanya. Ia dapat melihat seorang anak kecil perempuan dengan badan yang sangat kurus dan tubuhnya penuh luka. Rambut panjangnya yang berwarna pink bergelombang juga terlihat kusut tidak beraturan. "Kamu.... siapa?" ⚠️ Warning ⚠️ - Slow update - Buat yang mau plagiat, hushhhh sana jauh-jauh, pergi dari sini

More details
WpActionLinkContent Guidelines