Di ujung padang, kau menari lembut,
Dandelion kecil, berbisik pada angin.
Bulu putihmu, impian yang rapuh,
Melayang jauh, menembus batas dingin.
Kau tak megah, tak seperti mawar,
Namun hatimu penuh harap yang besar.
Akar sederhana, menancap di bumi,
Menceritakan rahasia, tentang hidup yang fana.
Saat mentari pagi menyapa wajahmu,
Kau tersenyum kuning, penuh rindu.
Dan kala senja tiba, kau lepaskan mimpimu,
Bersama angin, ke langit yang biru.
Oh dandelion, pengembara kecil,
Kau ajarkan ku tentang jiwa yang bebas.
Meski rapuh, kau tak pernah menyerah,
Menabur harapan, di setiap langkah.
BXB
fantasi
fiksi
Joong, seorang mafia yang berkecimpung dalam dunia perdagangan manusia, selalu merasa percaya diri dengan apa yang sudah digelutinya sejak lama. Namun semuanya berubah setelah dia bertemu dengan seorang budak, yang tak pernah dia sangka akan mengobrak-abrik ketahanannya. Seorang budak berdarah bangsawan yang begitu cantik dan mempesona bernama... Dunk.
JoongDunk / NC-17 / Slavery / Bahasa Baku
Cerita ini murni fiksi dan tidak berhubungan dengan kejadian di dunia nyata manapun. Mengandung unsur dewasa dan adegan kekerasan. Mohon bijak dalam membaca ya. Author jangan dirujak. Terimakasih^^