Benang Merah

Benang Merah

  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Tue, Jun 3, 2025
Benang Merah adalah perjalanan yang tak pernah benar-benar selesai-tentang waktu yang berjalan, tetapi perasaan yang tetap bertahan. Aku kembali ke Bandung bukan karena keinginanku sendiri, melainkan karena keadaan yang memaksaku. Kata orang, kota ini lahir ketika Tuhan sedang tersenyum, tapi bagiku, keindahan yang mereka puji tak mampu menghapus jejak luka yang masih melekat hingga kini. Sudah tiga tahun berlalu, tetapi setiap kali mendengar namanya, perih itu kembali menyeruak, seolah tak pernah benar-benar pergi. Ada kenangan yang terus berputar, ada kesedihan yang enggan mereda. Aku pikir aku telah melangkah maju, mencoba menjalin kisah dengan orang lain, menemukan jalan yang baru. Tetapi malam itu, di antara dinginnya udara Lembang dan gemerlap lampu yang memantul di permukaan danau, aku melihatnya. Dia berdiri di sana-hanya beberapa langkah dari tempatku berada. Dan dalam sekejap, semua yang kupikir telah selesai kembali mencuat, menghadirkan pertanyaan yang selama ini kuhindari. Apakah waktu benar-benar mampu menyembuhkan? Atau benang merah itu masih ada, tak terputus meski tahun-tahun berlalu? Percakapan kami dipenuhi keheningan yang berbicara lebih banyak daripada kata-kata. Aku ingin percaya bahwa aku sudah baik-baik saja, bahwa semua ini hanyalah pertemuan biasa-tetapi nyatanya, hati tidak bisa berdusta. Di antara perasaan yang belum sepenuhnya padam dan kenyataan yang harus kuterima, aku dihadapkan pada pilihan yang tak mudah: mengikhlaskan sepenuhnya, atau mengakui bahwa aku belum benar-benar pergi. Benang Merah adalah cerita tentang kehilangan, keberanian, dan kejujuran. Tentang dua hati yang mencoba menemukan jawabannya, di sebuah malam yang menyimpan lebih banyak kenangan daripada yang ingin diakui.
All Rights Reserved
#169
wonpil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Scent Like Laven [HyungKi] [ShowKyun]
  • We Found Another Love [Completed]
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Unspoken Love
  • BENANG MERAH (End)
  • Aku, Kamu, & Waktu (Chaennie) Terbit ✅
  • [LS1] RAINEESME (Completed)

"the scent is too strong for someone i'm meeting for the first time..." Ia berdiri di sana, mengaku asing. Namun aroma itu menyalakan kembali ingatan yang seharusnya telah mati. Sepotong masa kecil yang pernah indah, namun berakhir dalam luka dan keheningan. Sementara itu, ada kisah lain yang juga terhenti-akibat kata-kata yang tak sempat dijelaskan, karena kepergian yang terlalu cepat. Dua hati berbeda, dua cerita yang terhubung oleh waktu, kehilangan, dan harapan yang masih tertinggal. Apakah masa lalu benar-benar berlalu? Ataukah ia hanya menunggu waktu yang tepat untuk kembali? --

More details
WpActionLinkContent Guidelines