UNSEEN
  • WpView
    Reads 338
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 22, 2025
[BROTHERSHIP AREA‼️] Unseen adalah tentang orang-orang yang memilih diam ketika mereka bisa marah. Tentang mereka yang menyimpan luka dalam senyum, dan cinta dalam diam. Rein adalah sosok unseen dalam keluarganya, bukan karena ia tidak ada, tapi karena ia terlalu kuat di mata semua orang. Ayahnya menganggap Rein 'sudah dewasa,' dan tak butuh perhatian. Rian melihat Rein sebagai anak emas, yang tak pernah dihukum atau dibentak. Padahal Rein justru yang paling sering berdarah dalam sunyi, hanya agar Rian tidak perlu merasakannya. Rian juga unseen dalam bentuk berbeda. Ia merasa gagal, merasa diabaikan, merasa tak cukup baik di mata sang ayah. Tapi ia tak tahu, justru untuknyalah Rein berdiri setiap hari, berkorban tanpa pamrih. Unseen adalah benang tak terlihat yang mengikat keduanya. Sebuah pengorbanan tanpa sorotan, cinta yang tak disadari, dan luka yang tak diakui. Ini adalah cerita tentang dua saudara yang saling menyayangi, tapi terjebak dalam bayangan peran dan kesalahpahaman.
All Rights Reserved
#324
penyesalan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines