Promises Between the Pages

Promises Between the Pages

  • WpView
    Reads 303
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 5, 2025
Dia menulis kisah cintanya, bukan sebagai fiksi, tetapi sebagai permohonan. Sebuah cara untuk menyampaikan perasaan yang selama ini terpendam. Dalam dunia yang penuh harap dan tekanan, ia dan dia memilih untuk menjaga hubungan mereka dalam diam. Cinta ini tak bisa diterima begitu saja. Di tengah keraguan, ia akhirnya mengungkapkan perasaan terdalamnya melalui sebuah karya yang bisa dibaca oleh semua orang. Berharap ini menjadi cara untuk membuka mata orang-orang yang selama ini menilai cinta mereka tak pantas untuk berkembang. "Promises Between the Pages" adalah tentang janji yang ia buat untuk dirinya dan untuk mereka berdua tentang bagaimana sebuah cinta yang sederhana bisa bertahan, meski hanya ada di antara halaman yang belum pernah dibaca.
All Rights Reserved
#10
novelpenerbitfaza
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Blooming Lady [completed]
  • Lintang Laksana (SEGERA TERBIT)
  • If I Come Back
  • A Forgotten Promise
  • OUR PROMISE
  • Pieces of Me
  • LDR
  • Antara trauma dan kesempatan kedua
  • 2 Reflection

"Katakan padaku bagaimana caranya berhenti mencintai seseorang yang bahkan tak pernah mencoba mencintaimu kembali?" Liana tak pernah bermimpi menjadi istri dari lelaki yang menatapnya seperti beban. Ia hanya gadis biasa, yang jatuh terlalu dalam pada laki-laki yang patah dan tak ingin diperbaiki. Pernikahan mereka tak dibangun dari cinta, tapi dari kesunyian yang tak diucapkan, dari janji-janji yang tak pernah dibuat, dan di dalam rahimnya, tumbuh seorang anak yang mungkin tak pernah dirindukan ayahnya. Di balik keheningan rumah yang dingin, di antara senyum pura-pura dan malam tanpa pelukan, Liana menulis surat-surat untuk anaknya. Ia tahu, dunia tak akan memberinya bahu untuk bersandar tapi ia ingin sang anak lahir dari seorang ibu yang pernah mencintai sepenuh hidup, meski dicintai tak pernah jadi bagiannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines