Dipersimpangan Takdir & Cinta

Dipersimpangan Takdir & Cinta

  • WpView
    LECTURAS 63
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa26m
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, jun 14, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
Aku bertemu dengannya di saat aku berfikir untuk tidak merajut asrama dengan siapapun, namun aku jatuh cinta padanya di saat aku tidak ingin terjebak dalam sebuah rasa pada siapapun. Sebelum mengenalnya, rencana untuk pendidikan dan karirku adalah yang utama. Namun, dia seperti titik rotasi lain yang mampu menggeser titik awalku sebelumnya. Dia memulai sebuah kisah baru dalam hidupku. Kisah cinta yang mempertemukanku dengan hubungan yang begitu manis dan menggetarkan jiwa. Sungguh, bersamamu aku ingin bahagia tetapi menikah muda.... Apakah itu sepadan untuk menukar pendidikan dan karirku?
Todos los derechos reservados
#240
cinta
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nyanyian Sunyi Sang Sundayana
  • My Love in Air
  • Itsnani A [TAHAP REVISI]
  • My Baby
  • Menemukan Yang Hilang
  • SECRET
  • Jangan Berpaling Dariku
  • TAKSUB (PBAKL 2019)

Di tanah Kawali yang berembun, lahirlah seorang putri yang ditakdirkan bukan untuk dirinya sendiri. Dyah Pitaloka Citraresmi, sekar Sunda dari istana Galuh, tumbuh di bawah kasih ibunda dan kebijaksanaan ayahandanya, Prabu Linggabuana. Ketika surat pinangan dari Majapahit datang, dunia berubah. Di balik nama besar Hayam Wuruk dan bayangan Gajah Mada, cinta berubah menjadi medan kehormatan. Dari Sungai Cikawali yang bening hingga tanah Bubat yang merah, langkah Pitaloka menjadi jembatan antara cinta dan martabat. Ia bukan sekadar putri-ia adalah nyanyian yang lahir dari air mata, doa, dan darah bangsanya. Nyanyian Sunyi Sang Sundayana adalah kisah tentang cinta yang patah sebelum sempat berbunga, tentang kehormatan yang dijaga sampai napas terakhir, dan tentang nyanyian abadi dari tanah Sunda yang tak pernah berhenti meratap sejak hari darah itu di Bubat.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido