GEME OVER

GEME OVER

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 3, 2025
Zaka tak pernah minta banyak dari hidup—hanya sedikit ruang untuk bernapas. Di usianya yang baru tujuh belas, ia sudah tahu rasanya jadi dewasa sebelum waktunya. Setiap pagi dihabiskan di sekolah MA kecil yang hampir tak dikenal, setiap sore dilanjutkan dengan kerja sampingan di bengkel teman. Ia merokok diam-diam di balik gang sempit, menatap langit dengan mata lelah di balik kacamata tipis, berharap hari esok tak sekeras hari ini. Diva hadir bagai kontras dalam hidupnya—seorang gadis berhijab dari kalangan menengah ke atas, yang nyaris sempurna dalam balutan sunyi. Ia tak bisa bicara, tapi setiap tulisannya lebih jujur dari suara siapa pun. Mereka jatuh cinta, bukan karena dunia memperbolehkan, tapi karena mereka saling menemukan dalam sepi yang sama. Sebuah cinta yang terbuka, tapi tak pernah bebas. Hingga suatu malam di tahun 2023, Diva mengajak Zaka bermain sebuah game yang muncul tanpa nama,hanya ikon samar di layar ponselnya. Dan begitu mereka masuk, dunia tak pernah sama lagi. Norden bukan game biasa. Ia hidup. Ia tahu. Ia mengerti. Di sana mereka dapat apa yang mereka mau di dunia, tapi mustahil jadi kenyataan, Diva bisa bicara. Suaranya halus, patah-patah karena haru. Suara yang selama ini hanya bisa Zaka bayangkan kini mengalun nyata. Di sana, emosi dihargai dengan uang sungguhan. Dunia membalas perasaan mereka dengan rumah hangat, hadiah misterius, dan kenangan-kenangan yang belum pernah terjadi—seolah ingin membuat mereka lupa cara pulang.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Erlangga
  • NOT SAME (COMPLETE)
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • Lintasan Rahasia [COMPLETE]
  • Long Way Love
  • Aira
  • MAGIS ARNODLE : 私は彼ではありません
  • Xagala
  • Langit Yang Merenggut Cinta
Erlangga

Erlang selalu berpikir bahwa cinta adalah sesuatu yang bisa ia genggam erat. Bahwa ketika dua orang saling mencintai, mereka akan tetap bertahan, apa pun yang terjadi. Tapi nyatanya, itu hanya keyakinan naif yang perlahan hancur di hadapannya. Pacarnya pergi karena dia sudah menemukan yang baru. Semua janji, semua rencana masa depan, semuanya runtuh dalam sekejap. Erlang hanya bisa menatap kepergiannya, bertanya dalam hati, "Apa aku kurang baik?" Belum juga ia berdamai dengan kehilangan itu, takdir menamparnya lebih keras. Sahabatnya, satu-satunya orang yang mengerti dia tanpa banyak bicara, pergi-bukan karena memilih, tapi karena kehidupan memutuskan demikian. Kali ini, kepergian itu benar-benar untuk selamanya. Tidak ada kesempatan untuk meminta maaf, tidak ada lagi tawa yang bisa dibagi. Ditinggalkan oleh orang yang ia cintai, kehilangan orang yang selalu ada untuknya-Erlang berpikir, mungkinkah ia memang ditakdirkan untuk sendiri? Namun, di tengah kehancurannya, ada satu orang yang tetap di sisinya. Seseorang yang tak banyak bicara, tapi selalu tahu kapan harus mendengar. Sahabat yang tidak pernah menjanjikan apa pun, tapi selalu ada tanpa diminta. Dan dari sana, tanpa Erlang sadari, luka yang ia pikir tak akan sembuh perlahan mulai menemukan cahaya. Cinta yang ia kira sudah mati, ternyata masih punya kesempatan untuk hidup kembali. Apakah Erlang siap membuka hatinya lagi? Atau masa lalu akan terus menghantuinya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines