Blue Sea (SkyNani)

Blue Sea (SkyNani)

  • WpView
    Dibaca 257
  • WpVote
    Vote 12
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Jun 13, 2025
WpInfo
Fiksi Penggemar
Langit malam nyaris kosong, tak satu pun bintang sudi menampakkan diri malam itu. Sky tak tidur. Seperti biasa, jam dua lewat sekian, ia duduk sendiri di dapur mungilnya yang berantakan dengan botol susu, mainan kuda plastik, dan kertas gambar bertuliskan "Papa jangan lupa peluk Rana". Kopi yang ia seduh belum disentuh. Matanya terpaku pada sebuah kotak sepatu usang di ujung lemari pendingin. Tak ada yang tahu isinya. Bahkan Rana pun belum cukup besar untuk bertanya. Tapi bagi Sky, kotak itu adalah satu-satunya tempat di mana malam terakhir itu masih hidup. Kadang, ia membuka kotak itu hanya untuk memastikan kenangan itu belum kabur. Sepotong tiket kereta. Struk roti panggang. Dan-yang paling ia benci karena tak pernah bisa dibuang-foto satu-satunya mereka bertiga. Ia, Nani, dan tangkapan USG usia 11 minggu. ________________ Dan didepan handphonenya, bibir Sky menegang, tangan gemetar. Ia menahan dirinya untuk tidak membuka voice note yang telah bertahun-tahun tak ia dengarkan. Tapi malam ini... entah kenapa jari-jarinya menyentuh layar ponselnya sendiri. "Sky... aku tahu ini egois." Suara itu masih sama. Lembut, tapi pecah. "Tapi aku nggak mau hidupku berhenti di sini. Aku... aku belum siap jadi orang tua. Aku belum siap jadi siapa-siapa." Sky menggigit bibir bawahnya. "Kalau kamu tetap mau jadi ayah, silakan. Tapi jangan paksa aku jadi ibu." Dan rekaman itu berhenti. Tak pernah selesai sejak hari itu. Sky mengusap wajahnya kasar. Di kamar kecil, Rana terbatuk kecil dalam tidur. Sky berdiri, meninggalkan kopi yang telah dingin, dan membuka pintu kamar anaknya pelan-pelan. Ia masuk, menyelimutinya, lalu menatap wajah kecil yang setiap harinya mengingatkan bahwa Nani pernah mencintainya, setidaknya cukup untuk menyerahkan kehidupan kecil ini padanya. _______________ Besok ulang tahun Rana yang kelima. Dan ia belum tahu apakah akan mengundang seseorang yang pernah berjanji untuk selalu pulang, tapi tak pernah benar-benar kembali.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#116
sky
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • 𝐒𝐄𝐈 𝐌𝐈𝐎 𝐒𝐒𝟏 [𝐒𝐊𝐘𝐍𝐀𝐍𝐈]
  • Hurt To Love You
  • Tanggung Jawab! - BL [ MPREG ]  [ SELESAI ]
  • HAPPINESS • DewTee (PROSES REVISI)
  • THE FORBIDDEN ROSE [SEDANG REVISI]
  • FATAL TIES | SKYNANI | End.
  • Sistem banyak anak banyak berkah
  • [BL] Send up my heart to you
  • Siapa Kau, Mama? - 𝐍𝐚𝐡𝐲𝐮𝐜𝐤

[END] || [REVISI] Dengan bantuan sang Paman, Nani akan membunuh sosok pria arogan berparas tampan diduga kuat sebagai 'pelaku' yang telah membunuh kedua orangtuanya. Namun siapa sangka, sang Paman malah menjualnya kepada pria tersebut. "Kau tidak akan bisa membunuhku karena aku tidak akan semudah itu untuk dibunuh, paham? Dan seperti yang sudah aku katakan sebelumnya padamu, kalau kau tidak akan bisa keluar dari sini. Nani Hirunkit, sekarang kau adalah 'milikku'." Apa katanya? Aku miliknya? Apa maksudnya ha? Batin Nani merasa bingung. "Benar, kau milikku. Sekarang kau sudah menjadi milikku. Pamanmu, dia telah menjualmu seharga sepuluh milyar kepadaku" Start: 17 Desember2024 Finish: 4 Juni 2025 #ThaiBL #SKYNANI

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan