
WARNING : Cerita ini memiliki efek nightmare (mimpi buruk) ----- Rosie tersungkur ke tanah setelah ledakan tersebut membuat rantainya putus, bahkan untuk berdiri saja kakinya sudah bergetar kelelahan. "Pergi, larilah sebelum kalian juga mati. Jika memang kita bertiga ditakdirkan mati hari ini, biarlah aku adalah orang pertama yang menghadapi kematian." Rosie menatap penuh tekad ke arah dua gadis yang sedang berlari ke arahnya. Kedua gadis itu menghentikan langkah, menatap Rosie dengan tatapan hawatir. Rosie menunduk, mengambil sebuah kantong dari sakunya lalu melempar benda itu ke arah salah satu gadis di depannya. "Jangan hianati aku, aku tidak suka penghianat. Pergilah, bawa benda itu, lalu datang kembali ke sini dan kuburlah jasad ku. "All Rights Reserved
1 part