Bukan Gombalan, Tapi Aku Lihat Kamu

Bukan Gombalan, Tapi Aku Lihat Kamu

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 4, 2025
Saat Bayu, murid baru yang pendiam dan penuh teka-teki, duduk di sebelah Shelin, ia pikir itu cuma kebetulan. Tapi ternyata tidak. Setiap pagi, roti cokelat, dan diam-diam yang nyaman perlahan berubah jadi sesuatu yang hangat. Ini bukan kisah cinta yang cepat. Ini tentang dua hati yang bertemu dalam sunyi. Tentang rasa yang tumbuh pelan tapi intens. Tentang Shelin, yang akhirnya sadar. Bahwa dilihat dan dicintai bisa terasa seperti pulang. Sebuah cerita manis dari sudut sekolah, bangku pojok, dan hujan gerimis. Cerita singkat tanpa penuh drama. Kalau kamu sedang diam-diam menyukai seseorang, mungkin cerita ini adalah kamu. Start : 4 Juni 2025
All Rights Reserved
#4
ceritamanis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pieces of Light
  • GALELIA (HIATUS)
  • 31 Months for You (Revisi)
  • Rahasia Hati (END)
  • Langit Setelah Hujan [END]

Di bawah bayang-bayang pohon besar di taman sekolah, waktu seolah melambat. Hembusan angin pagi yang lembut membawa aroma dedaunan basah, sementara suara langkah-langkah kecil para siswa terdengar samar di kejauhan. Di sana, Aveline duduk di ayunan, dikelilingi keheningan yang ia ciptakan sendiri. Rafael melihatnya dari kejauhan. Gadis itu berbeda. Perkenalan singkatnya di kelas hari sebelumnya-begitu sederhana, begitu tanpa upaya mencuri perhatian-justru membuatnya penasaran. Hari ini, dengan bunga di tangannya dan keberanian yang ia kumpulkan semalaman, Rafael melangkah mendekat. "Kamu mau nggak jadi teman baik aku?" tanyanya, suaranya bergetar sedikit. Aveline menatapnya, lalu menaikkan alis dengan ekspresi yang sulit diterjemahkan. Rafael menggaruk kepalanya, lalu buru-buru menambahkan, "Mmm... atau kalau nggak, karena kamu pintar, boleh nggak ajarin aku pelajaran yang aku nggak bisa?" Setelah jeda singkat, Aveline akhirnya mengangguk kecil. Dalam momen itu, tanpa banyak kata, hubungan mereka pun dimulai-perlahan tapi pasti, seperti cahaya pagi yang menembus dedaunan, membawa kehangatan pada hari yang baru. "Pieces of Light" adalah kisah tentang pertemuan sederhana yang mengubah segalanya, tentang dua jiwa yang saling menemukan arti keberanian, cinta, dan harapan di tengah perjalanan hidup. ------------------ If u don't like it just skip it thanks!!! upload setiap Senin dan Jumat ✨

More details
WpActionLinkContent Guidelines