Kita Semua Pernah Jadi Pelangi

Kita Semua Pernah Jadi Pelangi

  • WpView
    LECTURAS 21
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, jun 6, 2025
WpInfo
No ficción
Kini, di sela gerimis yang jatuh perlahan, pelangi muncul di cakrawala. Warna-warni yang membelah langit itu bukan sekadar fenomena, ia adalah kehadiran yang membawa tanya. Mengapa pelangi datang saat hujan masih menyimpan jejak mentari? Mengapa takdir langit mempertemukan mereka, ketika luka lama belum sepenuhnya sembuh? Hujan bingung. Ia menari di antara kebingungan dan harap, di antara rasa ragu dan keinginan. Pelangi, dengan warna-warnanya yang memikat, seolah mengajak hujan berdansa dalam kisah yang belum selesai. Tapi hujan takut-takut bahwa pertemuan ini adalah pengingat lain bahwa waktu belum memberikan jawaban pasti. Langit, yang diam tanpa kata, seakan mengamati dari kejauhan. Mungkin ia ingin hujan belajar, bahwa takdir bukan hanya tentang pertemuan, tapi juga tentang bagaimana menerima dan melangkah. Bahwa luka dan harapan bisa berjalan berdampingan, dan kadang, warna baru harus muncul sebelum hujan benar-benar bisa berhenti. Kala hujan meragu pada takdir langit, ia sedang mencari makna tentang cinta yang pernah ada, tentang harapan yang masih tersisa, dan tentang keberanian untuk membuka lembaran baru meski bayang lama belum pergi.
Todos los derechos reservados
#180
on
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Ex or New? [REVISI]
  • PERJODOHAN GUS & NING || ON GOING
  • Will You Be My Love Rain?
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • LARA(SA)
  • The Memory Between Us I LingOrm [Bahasa Indonesia]

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido