We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
"Goodbye forecast" - weather planet

"Goodbye forecast" - weather planet

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 4, 2025
WpInfo
Non-Fiction
Di tahun 2040, bumi yang memanas memaksa umat manusia menciptakan solusi terakhir-satelit buatan orbit rendah "NIMBUS", satelit pengendali iklim yang menyerupai awan dan mampu menurunkan hujan buatan secara teratur demi mendinginkan suhu global secara perlahan. Sebuah prestasi sains terbesar umat manusia-dan sekaligus, kesalahan terbesarnya. Delapan bulan setelah NIMBUS-9 yang beroperasi di sekitar wilayah kanto mulai aktif, langit biru menghilang dari timur laut pulau Honshu. Tokyo dan Beberspa prefektur lainnya tak lagi melihat mentari, tak lagi merasakan terang, hanya hujan rintik-rintik ringan, terus-menerus. Awalnya disambut sebagai penyelamat, namun perlahan orang mulai merindukan sesuatu yang dulu mereka anggap biasa: langit cerah. Di tengah kebosanan yang berubah jadi keputusasaan, Ruka, teknisi pengamat cuaca muda yang lembut dan polos bak sosok kakak perempuan yang pengertian, dan Mina, operator dingin dan tak banyak bicara namun diam diam peduli, bertugas di stasiun cuaca sektor Shibuya yang mengontrol NIMBUS-9. Ketika curah hujan mulai meningkat tak wajar hingga mengancam menenggelamkan Tokyo, mereka mendapati bahwa NIMBUS-9 telah mengambil keputusan sendiri. Hujan bukan lagi solusi, tapi ancaman. Di tengah evakuasi warga yang kacau, tekanan dari militer yang bersiap menembak jatuh satelit, dan waktu yang terus menipis, keduanya berpacu melawan hujan dan sistem yang rusak demi menyelamatkan banyak nyawa yang terancam. sebuah kisah filosofis tentang hubungan antar manusia dan manusia dengan alam yang dibungkus dengan atmosfer cerita yang megah dan unik, serta gaya pembawaan epik namun mengalir lembut khas karya-karya ternama Makoto shinkai. DISCLAIMER !! karya ini adalah karya original yang terinspirasi dari lagu original weather planet, yang berjudul "goodbye forecast". dilarang keras menyalin sebagian atau seluruh karya tanpa seizin penulis. special thanks to: •Ruka Ch. 雨海ルカ ( YouTube ) •Hinata Ch. 天晴ひなた ( YouTube )
All Rights Reserved
#74
vtuber
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BUTTERFLY BLUE
  • EPHEMERAL || ウインドブレイカー - Wind Breaker FanFiction
  • Idol Absolute Lies
  • [END] Membuka Taman Es dan Salju di Padang Gurun yang Membara
  • 𝗞𝗬𝗢𝗠𝗔𝗜 𝗔𝗜: 兄妹愛 ┆ Wind Breaker × Reader┆Nii Satoru (Revisi)
  • Free Lady : Alternis Time
  • Beautiful Inside (END)
  • TOP (ALLTAKE) END
  • [End] Aurora | Kimetsu no Yaiba

[Fanfiction tahun 2016. Namun, ditulis kembali tahun 2025] [⚠️🔞 Strong Sexual Content: Konten Seksual yang Kuat. Ini menunjukkan adanya adegan atau dialog yang bersifat seksual, yang mungkin eksplisit atau implisit.] Di balik gemerlap cahaya kota Jepang yang memabukkan, tersembunyi bayang-bayang kegelapan yang mengintai: narkoba, Yakuza, dan perdagangan manusia. Di dalam tembok Asrama St. Konoha, Hinata Hyuuga menjadi saksi bisu dari pesta-pesta liar yang melibatkan narkoba dan seks bebas, sebuah dunia yang begitu jauh dari prinsip-prinsip yang ia pegang erat. Hinata, yang selama ini melindungi dirinya dengan dinding kesederhanaan dan kehati-hatian, perlahan menyaksikan dunianya runtuh. Teman-temannya-orang-orang yang seharusnya menjadi tempat ia bersandar-terjerat dalam lingkaran dosa yang tak terhindarkan, menghancurkan kepercayaan yang pernah ia berikan. Namun, kekejaman tak berhenti di situ. Dalam sekejap yang tak terduga, Hinata menjadi korban dari pengkhianatan yang tak termaafkan. Ketika utang narkoba teman-temannya melampaui batas, Hinata dijual sebagai alat pelunasan. Tubuhnya menjadi barang dagangan, sementara jiwanya terkoyak oleh rasa sakit yang tak terlukiskan. Di tangan orang-orang yang tak mengenal belas kasih, Hinata terseret ke dalam labirin gelap yang penuh dengan dosa dan kebejatan. Ia yang dulunya mencari perlindungan di balik tembok asrama kini menjadi tawanan di tengah dunia yang dipenuhi kekerasan, penghinaan, dan keputusasaan. Akankah ia menemukan secercah cahaya di tengah kegelapan, atau justru tenggelam lebih dalam pada jurang kehancuran?

More details
WpActionLinkContent Guidelines