Satu Rasa, Dua Surga

Satu Rasa, Dua Surga

  • WpView
    Reads 307
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 4, 2025
Mereka bertemu dalam ruang doa yang sama. Tapi satu tangan mengadah, dan satu tangan menggenggam. Ini bukan kisah cinta yang dibatasi jarak, tapi perbedaan iman yang tak bisa dinegosiasi. Satu Rasa Dua Surga adalah cerita tentang mencintai tanpa bisa memiliki, tentang rindu yang tak bisa disampaikan lewat "amin" yang sama, dan tentang melepaskan seseorang yang telah kau anggap rumah hanya karena jalan menuju Tuhan kalian berbeda.
All Rights Reserved
#265
bedakeyakinan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SERANA: Across the Distance
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Under the Moonlight
  • Doa yang Tak Sama
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Fated To Love You

"Lalu aku harus bagaimana, Sera?" "Ikuti kata hatimu. Aku tidak akan pernah berani mengambilmu dari Tuhanmu. Aku juga tidak akan meninggalkan Tuhanku untuk cinta seorang manusia yang hatinya bisa dibolak-balikan." •••••• Antara lonceng genta yang berbunyi Dan kumandang adzan yang menggema Terjebaklah dua hati yang berdebar, dua jiwa yang menerka. Lonceng pura yang mengingatkan Jendra Pada leluhur dan tradisi yang kudus Kumandang adzan yang memanggil Serana Untuk bercerita pada Allah yang Maha Pemurah Mereka terjebak, di antara dua dunia Dua agama, dua kepercayaan Namun cinta Jendra kepada Sera tidak terpisahkan. Dengan hati yang terbuka, dan jiwa yang bersih, Dapatkah Jendra mencari jalan, yang dapat mempersatukan Dua cinta, dua hati, dua jiwa yang menerka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines