We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Still You (Tamat)

Still You (Tamat)

  • WpView
    Reads 27,173
  • WpVote
    Votes 1,304
  • WpPart
    Parts 77
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Jul 24, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Marriage and Divorce
Happy Ending
Slice of Life
🚨DISCLAIMER🚨 ⚠️Cerita ini hanya fiktif belaka⚠️ "Aku mungkin lupa segalanya... Tapi hatiku masih tahu, bahwa kamu adalah rumahnya." Bertemu karena sebuah perjodohan. Lalu berpisah. Bertemu lagi. Saling mencintai, namun semuanya hilang. Segalanya mengulang. Mereka kembali menjadi orang asing. Tapi cinta... tak pernah benar-benar hilang. Karena bahkan tanpa ingatan, hatinya tetap tahu ke mana harus kembali. Ini kisah tentang dua orang yang jatuh cinta dua kali-dan memilih satu sama lain meski tak lagi mengenal. Ini tentang luka, kehilangan, dan cinta yang... masih kamu. Still You.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • jangan percaya seseorang
  • ZiAron [END]
  • Luka di balik harapan
  • [END] Blind Rainbow
  • We Were Here: Once
  • Reverie
  • Cahaya Dari Luka
  • BETWEEN
  • Ex or New? [REVISI]
  • 𝐊𝐚𝐥𝐚 𝐒𝐞𝐧𝐣𝐚 [Sudah Terbit]

Tiga tahun lalu, aku melakukan kesalahan terbesar dalam hidupku-aku menghancurkan hati seseorang yang paling tulus mencintaiku. Namanya Ellen. Dia segalanya. Tapi waktu itu, aku memilih orang lain... dan melepas satu-satunya orang yang seharusnya aku jaga. Kini, dia telah bahagia bersama yang lain, sementara aku? Masih terjebak dalam bayangannya. Dalam penyesalan yang diam-diam membunuhku setiap malam. Saat aku memutuskan untuk tinggal sementara di rumah kakek dan nenekku yang sepi, segalanya mulai terasa aneh. Rumah itu terlalu tenang. Terlalu dingin. Ada suara-suara yang muncul ketika semua sudah tidur. Ada bayangan yang muncul saat aku berpikir tentang Ellen. Aku tahu ini mungkin cuma rasa bersalah... tapi semakin lama, rasanya semua ini lebih dari sekadar ilusi. Apakah masa lalu benar-benar bisa menghantui seseorang? Atau ini cara semesta mengingatkanku-bahwa aku telah menyia-nyiakan seseorang yang tak akan pernah kembali? "Jangan Percaya Seseorang" bukan hanya kisah cinta biasa. Ini tentang penyesalan yang tak bisa ditebus. Tentang seseorang yang berusaha menebus dosa kepada cinta pertamanya. Dan tentang bisikan-bisikan malam yang terdengar seperti suara seseorang yang dulu pernah mencintaimu... tapi kini tak lagi manusia. Jika kamu pernah menyakiti seseorang yang tulus... cerita ini akan terasa sangat dekat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines