Langit yang Sama, Doa yang Sama

Langit yang Sama, Doa yang Sama

  • WpView
    Reads 125
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadComplete Mon, Jun 23, 2025
Saat Eun Ha diminta menjaga keponakannya selama sang kakak pergi, ia tak menyangka bahwa masa singgah itu akan membuka kembali ruang-ruang dalam dirinya yang lama terkunci. Dalam rumah yang penuh kenangan dan keheningan, ia mulai menjalin kehangatan baru bersama Haneul-dan secara tak terduga, dengan seseorang asing lewat obrolan anonim. Di bawah langit yang sama, dua hati terhubung bukan karena nama, tapi karena kejujuran yang lahir dari kesendirian. Doa-doa lirih, kerinduan yang tak terucap, dan percakapan tanpa wajah mengantar Eun Ha pada perenungan paling dalam: tentang kehilangan, harapan, dan arti hadir bagi satu sama lain-meski tanpa pernah benar-benar saling mengenal. Sebuah kisah hangat tentang menemukan kembali diri melalui kebersamaan, keheningan, dan satu pertemuan tak terduga.
All Rights Reserved
#21
mininovel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Little Girl : Love Story Begins [END]
  • Renjana [COMPLETED]
  • SILENCED AT 302 [END]
  • Langit Setelah Hujan [END]
  • LBK: Liliy, Biru, Kael
  • My Life ( Lookism edition )
  • LUNAR VEIL: The Hidden Path
  • Cerita yang Tak Selesai ✨💔🌙 || TAMAT

Younghoon terdiam, pelan-pelan mengelap tangannya yang lecet-lecet setelah ribut dengan anak sekolah lain ke celana bahannya sendiri. Matanya lagi-lagi mengerjap, mencoba memastikan keadaan perempuan kecil yang tengah terduduk bersandar di bawah pohon. Perempuan kecil itu tampak ketakutan melihat Younghoon. Jelas aja! Younghoon benar-benar berantakan sekarang. "Orang tua lo kemana?" tanya Younghoon, dengan pipi lebamnya yang menambah aura menakutkan dimata perempuan kecil bergaun putih ini. Hening. Terus hening sampai akhirnya perempuan kecil itu menangis sesenggukan. Younghoon sekarang bingung harus apa dan langsung menggendongnya, membawanya masuk ke dalam mobil miliknya dengan kaca belakang yang pecah karena ulah anak-anak sialan itu. Sampai di dalam mobil, anak kecil itu masih menangis. Sementara Younghoon sibuk mencari tisu basah yang memang jarang terlihat di mobilnya. "Udah, jangan nangis. Lo sama gue sekarang, artinya gue bakal habisin siapa aja yang ganggu lo. Enak kan jadi anak gue?" Sialnya, gadis kecil itu semakin menangis dengan keras. Younghoon sendiri heran kenapa dia masih sabar menghadapinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines