Suara dari Timur

Suara dari Timur

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Thu, Jun 5, 2025
Di tengah hujan dan penggusuran, seorang jurnalis muda pulang ke Danau Sentani, hanya untuk menemukan bahwa kebenaran tak cukup ditulis-ia harus diperjuangkan. "Suara dari Timur" adalah kisah tentang tanah yang ingin dibungkam, suara yang tetap bertahan, dan keberanian untuk melawan lupa. Puitis, emosional, dan penuh cahaya dari tanah Papua yang tak pernah benar-benar sunyi.
All Rights Reserved
#155
jurnalis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • surat tentang candra
  • Senja diujung pelantara
  • The Silent Coup
  • Tolong, Aku Masih di Sini
  • Langit yang Tak Bisa Kita Sentuh
  • Lain Dunia (Tamat)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • BUNGA KEMBALI
  • ASAVELA KIARA

Hanya ada satu hal yang dia inginkan saat ini, yakni menghentikan suara-suara yang terus muncul di telinganya. Suara yang sejak 4 tahun lalu sempat berhenti terdengar, kini kembali menggema. Mengganggu segala rutinitas yang sudah ia coba bangun kembali, agar tampak hidup seperti manusia normal lainnya "tolong berhenti....ini terlalu berisik, tolong.... kamu menyakitiku" lirihnya sambil bersimpuh di depan candi Bajang ratu. Candi yg katanya bisa membawa sial bagi siapapun yg terlalu lama berada disekitarnya. Mungkin memang benar, sebab segala gangguan suara itu, bermula sejak kunjungan pertamanya kesana "aku mohon...." lirihnya sekali lagi "maafkan aku Nirmala" "berhentilah...." lirihnya untuk terakhir kali

More details
WpActionLinkContent Guidelines