Lupa yang Tak Pernah Sempurna

Lupa yang Tak Pernah Sempurna

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 6, 2025
WpInfo
Poetry
Ada kehilangan yang tidak ingin pergi, dan ada kenangan yang menolak pudar-buku ini lahir dari ruang-ruang di antaranya. Lupa yang Tak Pernah Sempurna adalah tulisan seseorang yang mencoba melupakan. Bukan karena lemah, tapi karena ia tahu melupakan bukan soal menghapus, melainkan menerima bahwa tidak semua hal bisa selesai. Dalam tiap larik dan jeda, tulisan ini mengajak pembaca menyusuri sunyi, mengakrabi luka, dan menyentuh sisi-sisi rapuh dalam diri tanpa tergesa-gesa. Ditulis dengan bahasa yang lembut dan penuh makna, tulisan ini cocok bagi siapa pun yang sedang menata hatinya, perlahan, dan diam-diam. Untukmu yang masih menyimpan, dan diam-diam belajar melepaskan.
All Rights Reserved
#66
selesai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nostalgia Cinta Dalam Rindu
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • Peupuiesisi
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Repui (SELESAI)☑️
  • Perihku Ditinggalkan

[SUDAH CETAK] [TERSEDIA DI GOOGLE PLAY BOOK] info pemesanan buku full novel nostalgia Cinta dalam Rindu: WA: 0812-8585-4756 Ig : (@)kholidfarhan_ Jika pada akhirnya, aku hanyalah lembaran kertas yang terbuang, dan kamu adalah pena. Apakah menulis dalam lembaran kertas, membuatmu puas? Jika tidak? Kau hanya menyimpan lembaran kertas yang sudah kau tulis, dalam rak minimalis. Lalu, lambat laun, kau mulai melupakan tulisan dan kertas itu. Bagaikan kenangan yang pernah kita lalui, kau lupakan dengan cepat, hingga; aku bukan lagi orang yang kamu cari, dan aku bukan lagi satu pilihanmu yang tepat. Jangan lupa berikan rating disetiap bagian isi cerita, ya :( Semoga baper, ya :') Kisah ini, ku persembahkan untuk; Seseorang yang pernah ditinggal pas lagi sayang-sayangnya. Tapi, masih merindukan dirinya kembali. Dicintai hanya sekadarnya, pergi semaunya. Itulah definisi mutlak orang itu. Seakan kenangan yang pernah dilalui, terjerembab dalam ingatan. Beberapa kenangan; terjebak dalam Nostalgia Cinta Dalam Rindu. Instagram Penulis : @kholidfarhan_ Twitter Penulis : kfarhan_17

More details
WpActionLinkContent Guidelines