masa Kelam algandera

masa Kelam algandera

  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 12, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Family Life
Growth and Self-Discovery
Mental Health and Neurodiverse
sudut sekolah yang sangat gelap bagaikan pepohonan tua yang rinai daunnya cerita yang kelam penuh dengan teka teki misterius tapi tidak membunuh siapapun itu apapun yang ada di dalam nya mesti akan selamat walau berkali-kali harus di terjang badai kesunyian musim mulai berganti di sudut itu juga sebuah kenangan dan serpihan yang tak bisa terelakan teriakan yang di penuhi dengan kemistisan tak kalah menyeramkan satu hal yang membuat tak terelakan adalah obsessi yang terlampau jauh dari batasan nya obsessi yang membuat kacau "aku sudah menunggu terlalu lama" berfikir hantu itu menyeramkan tapi manusia jauh lebih menyeramkan, sangat menyeramkan. "hari itu belum usai, masih ada dan belum terungkap" kisah yang usang tapi tidak pernah tenggelam berita dan ceritanya mari kita lihat cerita selengkap nya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Dark Side(END)
  • OCTOBER AND LOVE
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • A Symphony of life
  • 𝐎𝐀𝐒𝐈𝐒 𝐌𝐄𝐍𝐆𝐈𝐊𝐈𝐒?
  • SCHOOL SECRET [END]
  • Journey Of Diara -  Beautiful Patience Is Struggle For Jannah -
  • Senja Di Kegelapan Malam [HIATUS]

ketika dua kepribadian bertolak belakang melebur menjadi satu karena terlahir dari trauma masalalu. membentuk sebuah jati diri yang tangguh untuk menyelami kerasnya garis kehidupan yang harus dia jalani. wajah secerah mentari, tatapan seteduh mbun pagi, dan senyuman semenenangkan senja hari. siapa yang tahu bahwa itu semua adalah topeng yang dipasang untuk menutupi bagian dari dirinya yang kelam, kekelamannya mampuh mengubah kehidupan seindah pelangi menjadi hitam suram jika dia tidak mampu mengendalikan diri. karena itulah dia menguburnya dalam-dalam walaupun dia tahu itu hanya sementara dan sewaktu-waktu akan memberontak dari persembunyiannya untuk keluar. "jika diriku berubah tidak seperti biasanya, itu masih tetap aku, itu adalah diriku yang lainnya, dan aku bukan monster"

More details
WpActionLinkContent Guidelines