RASA...
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 9, 2025
Setiap orang pasti pernah berpikir jika dunia ini sedikit tidak adil... ada dimana waktu tidak menghargai apapun tentangnya. Tapi ada juga dimana waktu seolah sangat membanggakan tentang sebagian dari diri itu sendiri. Disinilah Nayara Adiyaksa, seorang gadis yang memiliki sifat ceria dan asik, sedang berada didalam lingkaran yang dikelilingi berbagai emosi remaja. Saat lingkaran itu mulai mengecil dan menjatuhkannya kedalam campuran emosi yang belum bisa Ia kendalikan hanya karena tegasnya dunia. Mampukah Naya menerima dan mengendalikan berbagai emosi itu secara perlahan? Ataukah dirinya akan menyerah pada waktu?
All Rights Reserved
#112
nayara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • REKSA: The Last Bell
  • cerita diatas kanvas
  • I'm not Raya [√]
  • Naura & Lukanya
  • Dalam Diam, Aku bertahan
  • Waktu?
  • Jejak Waktu Agnes
  • mekar di antara dua dunia
  • TRAUMA

Reksa adalah seorang remaja pendiam yang selalu merasa asing di antara keramaian. Masa lalunya dipenuhi luka yang sulit dilupakan, meninggalkan jejak trauma yang membuatnya enggan membuka diri kepada siapa pun. Baginya, dunia terasa seperti labirin tanpa pintu keluar-terjebak dalam bayang-bayang masa lalu yang menghantuinya setiap saat. Namun, segalanya mulai berubah ketika ia memasuki SMA dan bertemu dengan sekelompok teman yang perlahan mengisi celah kosong dalam hatinya. Mereka tidak hanya hadir sebagai teman sebatas kata, tetapi juga sebagai cahaya yang menerangi sisi gelap yang selama ini ia sembunyikan. Dengan perlahan, Reksa mulai menemukan keberanian untuk keluar dari cangkangnya. Ia belajar bahwa tidak semua orang akan menyakitinya, bahwa ada tangan yang siap meraih dan hati yang tulus menerima. Di tengah canda tawa, konflik, dan perjalanan emosional yang mereka lalui bersama, Reksa mulai memahami bahwa masa lalu tidak harus menjadi belenggu. Perjalanan ini bukan tentang melupakan luka, tetapi tentang menerima, berdamai, dan melangkah maju. Dan di sinilah kisahnya dimulai-tentang seorang anak yang pernah hancur, tetapi menemukan kembali dirinya di antara orang-orang yang peduli.

More details
WpActionLinkContent Guidelines