[ADA BAIKNYA FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Refaldino Farez Kafeel, lelaki yang dikenal sebagai monster jalanan, tak pernah membiarkan musuhnya lolos hidup-hidup. Bagi Farez, kekuatan adalah segalanya. Dunia keras telah menempanya menjadi sosok yang dingin, brutal, dan tak punya rasa peduli terhadap apa pun, apalagi cinta.
Hidupnya berubah ketika ia bertemu Calantha Naomi. Gadis sederhana yang tak takut menatap matanya, tak gentar menghadapi sisi gelapnya. Tanpa Farez sadari, kehadiran Naomi perlahan menyalakan cahaya dalam gelapnya hidup Farez. Dari pria yang gila berkelahi, Farez mulai belajar menjadi lelaki baik.
Namun, masa lalu tak semudah itu pergi. Musuh lama, dendam, dan sisi kelam Farez kembali menguji. Mampukah cinta benar-benar mengubah monster menjadi manusia? Atau justru cinta itu yang akan hancur oleh amarah yang tak pernah benar-benar padam?
Good Boy adalah kisah tentang perjuangan mengalahkan diri sendiri demi seseorang yang layak diperjuangkan. Sebuah perjalanan cinta, luka, dan perubahan yang tak mudah, namun penuh harapan.
---
✥Sequel Parella Perigosa✥
Setelah Liora mengetahui jika Louis bukan anak kandung Lionel, perlakuan seorang ibu itu terhadap putra sulungnya berubah drastis. Louis hampir dibuang ke panti asuhan jika saja bujukan Lionel pada Liora tidak ampuh. Lantas, apakah Louis menerima perlakuan ibunya yang selalu bersikap tidak adil padanya? Sedangkan adik-adiknya begitu dituankan.
Lalu, bagaimana reaksi Louis saat tahu jika dirinya bukan anak kandung Lionel? Bagaimana jika dia tahu bahwa ayah kandungnya adalah pria yang paling di benci oleh keluarganya-terutama ibunya.
Jika Louis, dia diperlakukan berbeda tapi tetap bergelimang harta. Beda halnya dengan Grace. Perempuan yang melarikan diri dari keluarga miskinnya dan selalu menjual apa pun yang mereka punya termasuk Grace sendiri, akhirnya Grace berusaha bertahan hidup di negara lain, seorang diri tanpa harta yang sudah habis karena biaya penerbangan.
Grace yang memang tidak punya tempat tinggal pun di pertemukan dengan Louis yang meninggalkan kesan baik di hari pertama pertemuan mereka. Lalu, apakah pertemuan yang berkesan itu akan berkelanjutan?
✥✥✥✥✥
"Grace, aku harus marah pada siapa? Daddy or Mommy?"
"Apa yang kau bicarakan Louis? Berdiri dengan tegak."
"Aku anak seorang bajingan. Mommy membenci bajingan itu."
"Louis! You're drunk?"
"I'm sorry, Grace. I'm mad at them, but not at you. Because i love you."
"Please, don't do this Louis."
"Aku hanya membutuhkanmu Grace. Just want you."
Ayo baca ceritanya kalo penasaran :)
⚠️PERHATIAN!!! DIHARAPKAN UNTUK FOLLOW AKUN PENULIS DAN TINGGALKAN VOTE SERTA KOMENTAR SEBAGAI BENTUK APRESIASI KALIAN. LOVE YOU 🧡
_____________________________________