Setumpuk Sajak Untuk Bapak

Setumpuk Sajak Untuk Bapak

  • WpView
    Reads 280
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 13, 2025
WpInfo
Poetry
Setumpuk Sajak untuk Bapak adalah sekumpulan puisi dan sajak yang ditulis sebagai cara untuk menyampaikan pesan-pesan yang tak sempat terucap. Tentang rasa syukur, suka, kecewa, sedih, dan luka-semua yang pernah terasa namun tak sempat tersampaikan kepada Bapak. Sebagai seorang anak, ada begitu banyak kegembiraan, kesalahpahaman, dan benturan dalam hubungan antara aku dan Bapak. Kadang, bentakannya kupahami sebagai luapan amarah, padahal bisa jadi hanya bentuk kekesalan yang sulit dijelaskan. Kadang, nasihatnya terasa seperti kekangan yang menahan langkahku untuk tumbuh dan memilih jalanku sendiri. Larangannya sering kali membuatku merasa muak, seolah aku tidak dipercaya untuk menjadi diriku sendiri. Namun, ketika dewasa mulai menyapaku, aku perlahan menyadari: tidak semua pikiranku tentang Bapak benar. Aku hanya belum cukup mengerti bagaimana caranya berpikir, meski tumbuh dan besar di bawah atap yang sama. Sebagai seorang bapak, ia pun mungkin tak tahu cara menunjukkan kasih sayang sebagaimana seorang ibu melakukannya. Tapi kini aku tahu-Bapak memiliki caranya sendiri dalam mencintai. Dalam diamnya, dalam tegasnya, dalam cara ia melindungi dan peduli.
All Rights Reserved
#75
karyasastra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lembut Seperti Doa
  • Rengkuh Rasa, Remuk Raga | ✔
  • ROMANSA KATA
  • KIARA [End]
  • Mencintaimu Adalah Perang
  • Frasa Rasa
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Luka Lara Luna || END

> "Ini bukan tentang cinta yang penuh drama, tapi tentang tenangnya mencintai seorang perempuan yang membuat dunia serasa melambat, setiap kali ia tersenyum. Tentang lelaki biasa, yang jatuh hati bukan karena ingin memiliki, tapi karena ingin menjaga cara Tuhan menciptakan kelembutan." > Dalam buku ini, kamu akan diajak masuk ke hati yang sedang mencintai, tidak dengan gegap gempita, tapi dengan rasa yang diam-diam tumbuh, mengakar dalam, dan tidak pernah ingin pergi. > Ini kisah tentang mencintai seorang wanita yang begitu cantik dan lemah lembut- hingga dunia terasa lebih indah hanya karena ia ada. --- --- Quotes Pembuka "Cinta bukan hanya soal memiliki, tetapi tentang mendoakan dalam diam, menjaga dalam jauh, dan mencintai dalam segala bentuk keheningan." --- Dedikasi Untuk perempuan yang kusebut dalam setiap doaku, yang membuat malamku bersinar lebih lembut, dan hidupku terasa lebih utuh --- Ucapan Terima Kasih Aku ingin berterima kasih kepada Tuhan, yang menghadirkan cinta seindah ini ke dalam hidupku. Untuk perempuan yang menjadi alasan mengapa setiap kata lahir dari ketulusan: kau adalah hujan paling syahdu yang pernah aku doakan. Terima kasih juga untuk diriku sendiri, yang mau tetap percaya pada kekuatan cinta, bahkan di saat dunia terasa sunyi. Untuk kamu yang membaca buku ini - semoga hatimu merasakan hangatnya cinta yang tak harus sempurna untuk disebut abadi. --- Tentang Penulis seorang penulis yang percaya bahwa kata-kata bisa menjadi rumah bagi perasaan yang paling sunyi. Melalui setiap huruf dan kalimat, ia mencoba mengabadikan rasa rindu, bahagia, dan harapan yang seringkali sulit diucapkan. "Lembut Seperti Doa" adalah karya yang lahir dari perjalanan hatinya - sebuah surat cinta untuk seseorang yang ia kagumi dengan segenap jiwa. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines