Graduation Day!

Graduation Day!

  • WpView
    Reads 93
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 7, 2025
Di hari kelulusan, Violin menyatakan perasaannya dan tertolak. Bahkan hal yang lebih menyakitkan adalah sosoknya tersebut ternyata tidak menyukai dirinya dan sesamanya karena perbedaan orientasi seksual. Setelah mengetahuinya, sosok gadis tersebut membuat sebuah harapan. Di mana jika dia bisa menjadi seorang laki-laki agar dapat bersama dengan orang yang dia sukai. Harapan itu terkabul dan waktu kembali menuju awal masuk SMA. Kini dia bernama Angkasa, sosok dirinya versi seorang pemuda. Lalu, sahabat yang begitu dia sangat sukai adalah Cakra. Pemuda ambisius dengan kacamatanya meski memiliki gangguan mental. Apa Violin bisa mendapatkan Cakra meski dia kini berubah menjadi seorang laki-laki? Judul cerita: Graduation Day Genre: romance, LGBT+, melodrama, friendship Bahasa: baku non-baku
All Rights Reserved
#399
timetravel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY TEACHER MY HUSBAND
  • Rough Love Full Of Revenge | BL 🔞
  • Hujan Hening
  • 𝑨𝑵𝑮𝑲𝑨𝑺𝑨 𝑿 𝑳𝑬𝑨𝑴
  • Half of Him [ON HIATUS]
  • Because Of Music
  • SELFISH OF LOVE
  • Ripples in the Riverside {BL} S1 ✅
  • Putih Abu Abu (BxB)

⚠️ Cerita ini mengandung unsur bxb dan mpreg bagi homophobia bisa diskip . Kisah yang berawal dari ketidak sengajaan berakhir dengan penuh nafsu dan kasih sayang dari seorang guru jurusan teknik mesin bernama Aksa Alandhra dengan salah satu muridnya bernama Bintang Argantara Mata Bintang terbelalak tak percaya melihat kejadian mengejutkan ini Bibir pak Aksa menyentuh bibir ranum milik Bintang . " Apaan si , Lo bangsat banget jadi guru , gue bukan homo ya anjing , najis tau ga !". Maki Bintang ke pak Aksa Bintang yang geram pun akhirnya meninggalkan guru itu sendirian Pak Aksa yang dimaki barusan hanya tersenyum dan berkata , " saya hanya ingin kamu jadi milik saya Bi walaupun menentang norma sekalipun". pak Aksa tersenyum tipis setelah mengatakan itu

More details
WpActionLinkContent Guidelines