Forever Isn't a Lie

Forever Isn't a Lie

  • WpView
    MGA BUMASA 253
  • WpVote
    Mga Boto 12
  • WpPart
    Mga Parte 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Jun 12, 2025
Perhatian yang tersembunyi dan hati yang perlahan menemukan jalan pulang. Alderaksa tumbuh jadi remaja pendiam dan cuek, lebih nyaman berkutat dengan oli dan mesin di bengkel kecil yang ia jalankan bersama para sahabatnya. Hidupnya berjalan datar, sampai Halmahera, adik Naufal yang dulu hanya bagian kecil dari masa kecilnya, kembali dari luar negeri dan pindah ke sekolah yang sama. Halmahera tak mengingat banyak soal Alder, tapi Alder tak pernah benar-benar lupa. Ada sesuatu dari tawa kecilnya, dari cara ia menyebut nama Alder dulu, yang tertinggal terlalu lama di ingatan. Di tengah suara knalpot dan debu sekolah, Alder mulai bergerak-pelan, penuh perhitungan, dan diam-diam. Halmahera mungkin tidak sadar, tapi seseorang sedang berusaha kembali masuk ke dunianya. Bukan sebagai sahabat masa kecil, tapi sebagai seseorang yang diam-diam menunggunya tumbuh.
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Horibble Woman (END)
  • LEITHLEACH
  • KENAPA BUKAN KAMU YANG AKU TEMUI LEBIH DULU?
  • SATU DETIK YANG TERSISA
  • transmigrasi gadis pemalas[END]
  • Zeyara: Extraordinary Love In a Novel World
  • BALADA KEHIDUPAN
  • PLOT TWIST

YANG MASIH DI BAWAH 19+ SKIP CEIRTANYA, DISINI ADA BEBERAPA ADEGAN YANG MENGANDUNG 🔞 Bagaimana jadinya jika musuh berubah menjadi seseorang yang kita cintai? "A collection of weak earthworms!" ucapnya sinis seraya mengacungkan jempol kebalik. Sang ketua dan juga anggota DAREDEVIL lainnya tercengang mendengar ejekan itu. Terutama ketua dari mereka, Alexander Galaxi. Tangannya mengepal hingga kuku-kukunya memutih menahan amarah. "Tuh orang siapa sih, gak ada peting beliung dateng-dateng jadi pengacau." ucap Bima Bastian anggota dari geng Alexander. "Nyari mati mungkin!" tukas cowok yang bernama Bagas Raymond. Senyum mengejek terpancar di balik masker itu. Aura kekejaman dan dendam telah membutakannya. Dendam yang sudah lama ia pendam, dan sudah saatnya dia membalaskan semua pada orang-orang sampah itu. "Musuh baru." ucap Alexander dingin. [CERITA INI MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, PENUH KEKERASAN, PELECEHAN. HARAP BIJAK UNTUK MEMBACA.]

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman