24 Jam Sebelum Hilang

24 Jam Sebelum Hilang

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 6, 2025
WpInfo
Fiction
Mystery
-Satu Hari Terakhir untuk Menemukan yang Hilang, atau Melupakan Segalanya- Raina Satria menghilang satu hari sebelum kelulusan. Tidak ada jejak, tidak ada pesan, kecuali serangkaian petunjuk aneh yang tersembunyi di sudut-sudut sekolah. Adra, mantan sahabat Raina yang tertutup dan penuh luka, menemukan sebuah jam saku yang berhenti di pukul 08:07-waktu terakhir Raina terlihat. Bersama Mira, teman Raina yang juga dihantui masa lalu, mereka masuk ke dalam permainan waktu yang penuh teka-teki, di mana setiap jam membawa mereka lebih dekat pada kebenaran... atau pada kehancuran diri mereka sendiri. Tapi pencarian itu bukan hanya tentang menemukan Raina. Itu tentang menghadapi kenangan yang ingin dilupakan, rasa bersalah yang dipendam, dan bagian dari diri mereka yang disangkal. Di tengah ruang-ruang aneh bernama Zona Ingatan, Zona Penyangkal, dan Zona Kronik, mereka menyadari bahwa waktu bukan hanya detik dan menit-melainkan cermin dari jiwa. Dalam hitungan mundur 24 jam, mereka harus memilih: mengingat, atau menghilang bersama yang terlupakan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misteri di asrama tua
  • Love Brings You Home
  • Rain(y) Rei (COMPLETED)
  • THE RAIN
  • Evanescent
  • Jejak Kaki di Pasir Waktu
  • Resiko
  • Mentari Sebelum Hujan (SQUEL RAINA HUJAN TELAH DATANG)
  • Misteri Rumah Tua

Rina, seorang siswi SMA, harus tinggal di asrama tua yang penuh dengan misteri. Awalnya, ia mengira cerita-cerita seram tentang asrama itu hanyalah mitos. Namun, sejak malam pertama, ia mulai mengalami kejadian aneh-suara bisikan, bayangan di cermin, hingga boneka yang bergerak sendiri. Bersama teman sekamarnya, Sari, Rina mencoba mengungkap rahasia kelam di balik asrama tersebut. Dalam pencariannya, Rina menemukan jejak sejarah tragis tentang seorang gadis bernama Laras yang meninggal secara misterius di kamar nomor 308. Seiring waktu, gangguan semakin menjadi-jadi-suara dari dalam lemari, sosok di bawah tempat tidur, hingga cahaya lilin yang melayang sendiri. Ketegangan mencapai puncaknya saat mereka membaca buku harian Laras, yang mengungkap kebenaran mengejutkan tentang kematiannya. Dengan nyawa mereka yang terancam, Rina dan Sari memutuskan untuk meninggalkan asrama. Namun, di malam terakhir mereka, sesuatu yang lebih mengerikan menanti. Pintu gerbang tertutup sendiri, dan suara lirih terdengar di telinga mereka, "Jangan pergi..." Apakah mereka berhasil keluar, ataukah arwah Laras tidak akan membiarkan mereka lepas begitu saja?

More details
WpActionLinkContent Guidelines