24 Jam Sebelum Hilang

24 Jam Sebelum Hilang

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 6, 2025
-Satu Hari Terakhir untuk Menemukan yang Hilang, atau Melupakan Segalanya- Raina Satria menghilang satu hari sebelum kelulusan. Tidak ada jejak, tidak ada pesan, kecuali serangkaian petunjuk aneh yang tersembunyi di sudut-sudut sekolah. Adra, mantan sahabat Raina yang tertutup dan penuh luka, menemukan sebuah jam saku yang berhenti di pukul 08:07-waktu terakhir Raina terlihat. Bersama Mira, teman Raina yang juga dihantui masa lalu, mereka masuk ke dalam permainan waktu yang penuh teka-teki, di mana setiap jam membawa mereka lebih dekat pada kebenaran... atau pada kehancuran diri mereka sendiri. Tapi pencarian itu bukan hanya tentang menemukan Raina. Itu tentang menghadapi kenangan yang ingin dilupakan, rasa bersalah yang dipendam, dan bagian dari diri mereka yang disangkal. Di tengah ruang-ruang aneh bernama Zona Ingatan, Zona Penyangkal, dan Zona Kronik, mereka menyadari bahwa waktu bukan hanya detik dan menit-melainkan cermin dari jiwa. Dalam hitungan mundur 24 jam, mereka harus memilih: mengingat, atau menghilang bersama yang terlupakan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jejak Dalam Diam [SELESAI✓]
  • Lingga [SELESAI]
  • Evanescent
  • Rain(y) Rei (COMPLETED)
  • Love Brings You Home
  • Misteri di asrama tua
  • The Element Knights (Perjalanan Mengungkap Masa Lampau)
  • THE RAIN
  • DEAR BENGGALA
  • Mentari Sebelum Hujan (SQUEL RAINA HUJAN TELAH DATANG)

"Terkadang, kebenaran tidak hanya terkubur-ia dikunci, ditenggelamkan, dan dibungkam oleh mereka yang paling kau percayai." Nara tidak pernah lupa malam ketika saudara kembarnya, Nila, hilang secara misterius sepuluh tahun lalu. Kasusnya ditutup sebagai kecelakaan, tapi Nara tahu, ada sesuatu yang tidak beres. Kini, di tahun terakhir sekolahnya, Nara menerima surat anonim yang mengungkit luka lama: Nila tidak hilang. Dia diambil. Ketika murid-murid di sekolahnya mulai menghilang satu per satu, Nara menyadari semuanya saling berkaitan. Dengan kecerdasannya, ia mulai menyelidiki, menyusuri lorong rahasia, membaca catatan tersembunyi, dan mendobrak kebohongan yang membentuk hidupnya. Tapi semakin dekat ia dengan kebenaran, semakin besar risikonya-dan semakin ia bertanya-tanya, apakah ia siap menghadapi siapa sebenarnya pelakunya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines