A Class? or A Home?

A Class? or A Home?

  • WpView
    LECTURAS 795
  • WpVote
    Votos 438
  • WpPart
    Partes 25
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, jun 6, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
Di SMA Harmoni Madani, kelas 10-1 hanyalah salah satu dari banyak kelas di sekolah itu. Namun bagi sepuluh anak laki-laki yang duduk di dalamnya-Wisnu, Abdul, Danis, Ayub, Ferdiansyah, Reza, Dimas, Denis, Fathan, dan Micco-kelas itu tumbuh menjadi lebih dari sekadar ruang belajar. Ini adalah kisah tentang pertemuan yang tak direncanakan, tawa yang tak dibuat-buat, dan persahabatan yang tumbuh perlahan dalam keheningan dan kebisingan sehari-hari. Berbeda-beda latar belakang dan kepribadian, mereka belajar saling memahami. Dari candaan ringan Denis hingga ketenangan misterius Danis, dari ketulusan Abdul yang religius hingga kehangatan diam-diam dari Micco-masing-masing membawa warna ke dalam ruang itu. Tahun ajaran bergulir, tugas datang silih berganti, konflik kecil muncul, dan kenangan terus tercipta. Hingga akhirnya mereka harus naik ke kelas 11 dan terpisah, memilih jalan sesuai minat masing-masing. Namun sebelum benar-benar melangkah, mereka menengok ke belakang dan bertanya: apakah ini hanya sebuah kelas... atau sudah menjadi rumah? Sebuah cerita hangat tentang arti kehadiran, penerimaan, dan persahabatan yang tumbuh dalam satu tahun yang sederhana namun tak tergantikan.
Todos los derechos reservados
#2
feelgoodstory
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • CLASS F
  • ANTARA KITA DAN CERITA
  • possessive boyfriend
  • Gank F (Ketika Kenangan Terlalu Indah Disimpan Sendiri)
  • HARQEEL
  • Oranye Di Langit Senja
  • Rezra
  • Sahabat🍂 [COMPLETED]
  • Two Hearts, One Path ~Harqeel (HIATUS)
  • HARQEEL
CLASS F

Kelas F di mata penghuni sekolah : 1. Kumpulan anak dengan IQ jongkok. 2. Penghuni tetap ranking 20 terbawah di jurusannya. 3. Solidaritas dalam kelas nilainya F alias fana. Nyaris tidak pernah tercipta. 4. Trouble maker alias parasit sekolah. 5. Para pemilik masa depan kurang jelas. Perihal pernyataan di atas fakta atau bukan, itu tergantung cara kalian memandangnya. Yang jelas, anak-anak itu tidak peduli, atau memilih untuk masa bodoh dengan penilaian manusia-manusia yang merasa dirinya lebih baik dari orang lain. Mereka tidak peduli dengan nilai ulangan yang tidak mencapai KKM, dengan materi pelajaran yang diberikan guru, dengan PR yg harus dikumpulkan tepat waktu, dengan tata tertib dan aturan yang tidak boleh dilanggar, juga tentang ujian nasional yang katanya menentukan masa depan. Hingga suatu hari, sang wali kelas terancam dipecat karena dianggap gagal mendidik mereka. Hanya ada dua pilihan yang bisa dilakukan anak-anak itu. Menjadi egois atau peduli. °°° A/n. Cerita ini ditulis sebagai salah satu bentuk kampanye #IndonesiaMembaca dengan bertemakan Teen Literature. #TeenlitIndonesia @teenlitindonesia

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido