Benang Mamak, Layangan Anak

Benang Mamak, Layangan Anak

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 6, 2025
Merupakan buku kedua dari Anak Layangan : The Series Buku ini mengisahkan perjuangan Farida, seorang ibu dari keluarga miskin penjual layangan, yang membesarkan lima anaknya dengan keteguhan, cinta, dan doa. Lahir dari keluarga petani sederhana di dusun Rantau Panjang, Farida tumbuh tanpa kesempatan mengenyam pendidikan tinggi. Namun semangatnya untuk menjadikan anak-anaknya manusia berilmu tak pernah surut. Lewat kisah nyata yang menyentuh, buku ini menggambarkan bagaimana seorang perempuan sederhana, yang hanya lulusan SD mampu membentuk karakter anak-anaknya hingga menjadi pribadi yang tangguh dan berprestasi. Dari sawah berlumpur, rumah kontrakan sempit di Pasar Kuto, hingga usaha layangan yang jatuh bangun dan selalu berpindah rumah, semua dibalut dengan semangat tak menyerah dan harapan bahwa pendidikan bisa mengubah nasib. Sebuah ide bagi para ibu pejuang. Sebuah benang yang tak pernah putus.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANOTHER JOURNEY | Spin-off IN THE END ✔
  • Sepasang Mata Menatapku Dari Surga
  • Rintangan Harsa { SELESAI }
  • Temu Rasa
  • Bukan wanita biasa (TAMAT)
  • Behind Our Eyes
  • Di Ujung Senja Fajar Menunggu Terbit
  • A Letter to My Sister
  • Anak Layangan Jadi Dokter

Menjalani hari-hari setelah kehilangan, memang tak akan pernah bisa lagi berjalan seperti sebelumnya. Namun pada kenyataannya, waktu terus berjalan tanpa bisa berhenti untuk sekadar mengambil jeda. Raga Anjana, yang tiba-tiba harus menjadi anak pertama setelah kepergian Mas Abi pun merasa hidupnya seketika kehilangan arah. Namun tanpa diduga, bapak yang selama belasan tahun hilang tanpa kabar itu tiba-tiba kembali lagi dengan alasan yang mengejutkan siapa saja yang mendengarnya. Kelima adiknya; Jantera, Mahardika, Nawasena, Adikara, dan juga Sapta pun harus tetap melanjutkan hidup mereka. Seiring perjalanan mereka bertambah dewasa, masalah pun datang silih berganti dari berbagai sisi. Termasuk, dari sisi percintaan yang mulai mereka rasakan. © Ira Grace, 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines