Tak Kunjung Reda

Tak Kunjung Reda

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing9m
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 30, 2025
Kadang aku bertanya, apakah semua keluarga memang harus bahagia? Atau itu cuma cerita yang dibentuk agar anak-anak bisa tidur tenang? Setiap pagi, aku terbangun bukan karena alarm, tapi karena suara-teriakan, adu argumen, atau kadang hanya diam panjang yang menggantung seperti kabut. Aku sudah terbiasa, terlalu terbiasa. Sampai-sampai, keheningan pun terasa mencurigakan. Aku tidak benci mereka. Aku hanya... lelah. Tapi di luar rumah, aku belajar tertawa. Tersenyum di antara teman-teman, bercanda seolah semuanya baik-baik saja. Dan kadang, aku mulai percaya bahwa mungkin aku memang baik-baik saja. Padahal tidak. Mereka bilang badai pasti berlalu. Tapi bagaimana kalau badai itu tinggal di dalam rumahmu sendiri? Dan setiap kali aku mencoba lari, langkahku kembali tertahan di satu titik: kenyataan yang tak kunjung reda.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEKETIKA BERUBAH
  • Anti Fragile (21+) - COMPLETE
  • Sampai di titik, "Hallo" lagi
  • Sinar Bahagia (C)
  • Mr. Soft | HOLD
  • Kerana Aku Bukan Perampas
  • The World I Never Knew

Pada awalnya semua berjalan normal. Kita bertemu tanpa sengaja, saling mengenal dan semakin dekat. Diam-diam aku menyukaimu dan ternyata kaupun juga. Tidak ada yang lebih indah didunia ini selain perasaan yang terbalas. Sampai pada suatu hari semua berubah. Kau menjauh, kau tidak memberi peringatan tiba-tiba menjauh begitu saja. Kemudian kau bilang kita tidak mungkin bisa bersama karena kau adalah makhluk dari hasil eksperimen laboratorium, kau hasil rekayasa genetika, kau bukan manusia seutuhnya. Tidak masuk akal, dari sekian banyak alasan kenapa kau menggunakan alasan sekonyol itu. Bilang saja jika kau sudah bosan dan perasaanmu berubah, atau kau mencintai perempuan lain. Tapi ternyata kau benar, kau manusia hasil rekayasa genetika. cerita bergenre fiksi ilmiah dan romance. Ari_InayahR

More details
WpActionLinkContent Guidelines