Take Your Chance

Take Your Chance

  • WpView
    Reads 200
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 14, 2025
Auretta Nathalie belum sepenuhnya pulih dari hubungan terakhirnya-bukan hubungan yang jelas seperti pacaran, tapi hubungan tanpa status, dengan Jonathan Andreas-kakak kelasnya, yang lebih dulu kandas sebelum benar-benar dimulai. Karena perbedaan keyakinan yang tak bisa dipaksakan. Selama setahun, Auretta bertahan dalam ketidakpastian. Menunggu. Berharap. Tanpa pernah benar-benar tahu hubungan mereka akan dibawa ke mana. Hanya orang bodoh yang rela menjalani hubungan tanpa arah dan tanpa kepastian selama itu. Ya, Auretta memang bodoh dalam hal percintaan. Hingga kemudian datanglah Tama Aditya, tetangga depan rumah Auretta. Perlahan, kehadirannya mulai mengisi hari-harinya menggantikan Jonathan. Kira-kira siapakah yang akan Auretta pilih? Tama atau Jonathan?
All Rights Reserved
#33
volly
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PERIHAL MENGIKHLASKAN
  • MY ADORABLE NEIGHBOR
  • Aku, Kamu, Yang Beda. [On Going]
  • BREAK UP
  • BROKEN DREAMS
  • What If [SUDAH TERBIT]
  • Pacaran Sama... Dokter Cuek! (Selesai)
  • Toxic Love
  • ADITYA [Proses terbit]
  • Dua Hati di Antara Kata

Tak ada hal yang harus Carla tolak jika dia datang kembali. Walau sudah berulang kali perjuangannya tidak dihargai. Jika dia menolak. Mungkin itu adalah hal paling bodoh selama 3 tahun ini dia perjuangkan dan menunggu. Laki-laki itu datang tanpa keberanian. Hanya dengan rangkaian bunga sebagai sosok dirinya dan selembar kertas sebagai mulutnya. Betapa bahagia Carla. Tuhan baik kepadanya setelah kenyataan mengikhlaskan kedua orangtuanya untuk pergi selama-lamanya. Laki-laki yang dia cintai selama ini, kini selalu bersamanya. Menggantikan sosok kedua orangtua. Walau memang tak sepenuhnya. Namun jika dia mendapat pilihan. Pertama, kehilangan kedua orangtua tetapi apa yang telah ditunggu datang. Kedua, orang yang telah ditunggu-tunggu tidak pernah datang, namun sosok kedua orangtua ada selalu untuknya. Tanpa berpikir dua kali, dia akan memilih yang pertama. Namun apa boleh buat, jika takdir berkata lain. Ketika dia harus menerima kenyataan kedua. Semua itu terjadi. Carla memutuskan untuk hidup sebatang kara. Ketimbang dia ikut dengan abang dan adiknya. Dia lebih senang di Indonesia walau sendiri. Karena hanya rumah yang ditempatinya kini pernah merasakan kekeluargaan. Takdir berjalan lagi lebih cepat. Tuhan mengambil semua miliknya. Orang yang dia sayang dan begitupun dengan ingatannya. Semua begitu cepat berubah hanya dalam waktu beberapa bulan. Semua kehidupannya berubah. Kini dia tinggal bersama keluarga kecilnya. Selalu ada kebahagiaan dibalik kesedihan yang mendalam. Dengan hadirnya seseorang yang begitu cepat mencintai Carla dengan sepenuh tanpa dia sadari. Namun marahnya tak bisa dia kendali saat tahu dengan apa yang sebenarnya terjadi kurang lebih 1 tahunn lalu. Betapa pahit rasanya mengetahui apa yang terjadi. Kemarahan itu Carla lampiaskan kepada semuanya. Keluarga keciln dan orang yang sepenuh hati membantunya untuk sembuh dan berusaha membahagiakannya. Sampai akhirnya kesadaran dia rasakan. Setelah kehilangan itu terjadi. Namun Tuhan ................

More details
WpActionLinkContent Guidelines