Tak terlihat, Tak terlupa

Tak terlihat, Tak terlupa

  • WpView
    LECTURAS 14
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, jun 13, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
"Aku tahu dunia ini bukan tempatku... Karena pada dasarnya, dunia terlalu menyakitkan untukku," ucap Alesha lirih, berdiri sendiri di atas jembatan yang dingin dan sepi. Hari-hari Alesha dipenuhi dengan hinaan. Mentalnya dihancurkan, jiwanya dipatahkan. Setiap cermin yang ia lihat seakan hanya memantulkan alasan mengapa orang menjauh. Ia sadar, wajah yang dianggap 'tidak menarik' itu membuatnya dijauhi, bahkan untuk sekadar berteman pun tak ada yang mau. Alesha cuma ingin disayang... tapi ia sudah terlalu sering kecewa, hingga yakin bahwa rasa itu tidak akan pernah datang untuknya. Namun tiba-tiba... Langkah sepatu terdengar mendekat. Suaranya memecah kesunyian malam. "Ngapain lo di situ? Mau bunuh diri?" celetuk seseorang yang tiba-tiba muncul di samping Alesha. Alesha memejamkan mata, "Kenapa kamu suka ikut campur sama urusan aku sih?" jawabnya ketus, tanpa menoleh sedikit pun. Tapi entah kenapa... "Sejak dia datang, ada sedikit yang berubah." bisik hati Alesha, lirih. Siapa sosok dia yang Alesha maksud? Akankah kehadirannya membawa cahaya... atau justru menambah luka? Apakah kisah ini akan berakhir bahagia atau malah menyakitkan? Yuk, ikuti perjalanan Alesha sampai akhir. Selamat membaca... semoga kalian suka sama cerita nya❤
Todos los derechos reservados
#259
ceritaremaja
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Tidak ada yang pernah mendengar teriakku
  • Bahagia Ada Bersamanya (END)
  • Cegil Komplek [00L]
  • ALRICK [TAMAT-TELAH TERBIT]
  • KEPERGIAN SENJA
  • cinta yang terluka
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?
  • {𝐄𝐍𝐃}Catatan Teman yang Sudah Mati

> Nyxara Elaris Dusk bukan gadis biasa. Dia adalah sunyi yang tak pernah dimengerti, luka yang tak pernah diobati, dan tangisan yang tak pernah didengar. Di rumah, dia hanyalah bayangan-dipukul, diabaikan, disalahkan. Di sekolah, dia sasaran empuk ejekan dan kekerasan, dihina bahkan oleh mereka yang dulu menyebutnya sahabat. Tidak ada tempat untuk bernaung. Tidak ada pelukan. Tidak ada suara yang bertanya, "Apa kamu baik-baik saja?" Hidup baginya hanyalah serangkaian hari tanpa warna, tanpa harapan. Sampai pada suatu malam ketika dunia benar-benar membisu, dia berdiri di ujung batas hidupnya. Siap mengakhiri segalanya. Namun seseorang muncul. Seorang pria asing yang menyebut namanya... seolah mengenalnya lebih dalam daripada dirinya sendiri. Siapa dia? Dan mengapa Nyxara tidak bisa mengingatnya? Ini bukan kisah tentang keajaiban. Ini adalah kisah tentang luka, kehancuran, dan seseorang yang mungkin... belum sepenuhnya hancur. > "Nyxara tidak ingin mati. Dia hanya ingin rasa sakitnya berhenti."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido