Tak terlihat, Tak terlupa

Tak terlihat, Tak terlupa

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 13, 2025
"Aku tahu dunia ini bukan tempatku... Karena pada dasarnya, dunia terlalu menyakitkan untukku," ucap Alesha lirih, berdiri sendiri di atas jembatan yang dingin dan sepi. Hari-hari Alesha dipenuhi dengan hinaan. Mentalnya dihancurkan, jiwanya dipatahkan. Setiap cermin yang ia lihat seakan hanya memantulkan alasan mengapa orang menjauh. Ia sadar, wajah yang dianggap 'tidak menarik' itu membuatnya dijauhi, bahkan untuk sekadar berteman pun tak ada yang mau. Alesha cuma ingin disayang... tapi ia sudah terlalu sering kecewa, hingga yakin bahwa rasa itu tidak akan pernah datang untuknya. Namun tiba-tiba... Langkah sepatu terdengar mendekat. Suaranya memecah kesunyian malam. "Ngapain lo di situ? Mau bunuh diri?" celetuk seseorang yang tiba-tiba muncul di samping Alesha. Alesha memejamkan mata, "Kenapa kamu suka ikut campur sama urusan aku sih?" jawabnya ketus, tanpa menoleh sedikit pun. Tapi entah kenapa... "Sejak dia datang, ada sedikit yang berubah." bisik hati Alesha, lirih. Siapa sosok dia yang Alesha maksud? Akankah kehadirannya membawa cahaya... atau justru menambah luka? Apakah kisah ini akan berakhir bahagia atau malah menyakitkan? Yuk, ikuti perjalanan Alesha sampai akhir. Selamat membaca... semoga kalian suka sama cerita nya❤
All Rights Reserved
#354
insecure
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALRICK [TAMAT-TELAH TERBIT]
  • (Hiatus) Perjodohan || TRE-MON (Haruyeon)
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?
  • Dalam Rintik yang Sama
  • {𝐄𝐍𝐃}Catatan Teman yang Sudah Mati
  • cinta yang terluka
  • JANJI YANG TAK SEMPAT DITEPATI

Bagi yang memiliki penyakit kebaperan, di harapkan untuk menghindari cerita ini. Takutnya nanti terjadi sesuatu pada jantung anda, ehh. Cerita ini dapat menyebabkan pembaca jadi gila, karena tak jarang mereka sampai tertawa sendiri, emosi, dan membully pemeran tokoh utamanya. __________________________________________________________ Adakalanya, seseorang juga akan menyerah ketika perjuangannya merasa di sia-siakan. "Ada tahap, dimana seseorang merasa lelah. Dan sekarang, gue lagi berada ditahap itu." ucap Erick, ia terus menatap lekat mata gadis di hadapannya itu. "Gue terlalu capek, ngejar lo terus. Tapi lo selalu pergi dengan kecepatan yang lebih tinggi. Sekarang, gue lagi tertinggal jauh. Gue lagi ngumpulin kekuatan, buat berlari ngejar lo lagi. Tapi enggak dalam waktu dekat ini. Sekarang gue berhenti dulu Sulam Alis." "Gue capek Lis berjuang sendiri. Lo pasti juga capek kan gue intilin mulu, lo pasti capek gue ganggu mulu. Gue udah kayak parasit di hidup lo kan? Untuk itu gue sengaja nungguin lo buat nyuruh gue mundur, nyuruh gue berhenti biar gue gak terlalu berharap!" ujar Erick, seraya menangkup wajah Aliska sembari tersenyum lembut. __________________________________________________________ Ini cerita ringan, kenapa ringan? Karena gak berat. Masalah dan konfliknya dikit. Soalnya hidup authornya udah berat, jadi gak tega kalau nyiksa tokohnya. ALRICK @asminy22 DON'T NYOLONG MY STORY!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines