Our Time-Unwritten

Our Time-Unwritten

  • WpView
    Reads 279
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 27, 2025
Gimana rasanya kalau kamu punya kesempatan untuk datang ke masa lalu ayah ibumu yang kamu kenal sudah tiada itu? Itu yang sedang Atara rasakan saat ini... Dia, Atara Bening Pradipta, seorang pemuda 20 tahun yang baru saja kehilangan neneknya. Satu-satunya keluarga yang dia punya selama ini. Dalam sedihnya itu, ia masih menyempatkan diri membersihkan kamar neneknya. Saat merapikan lemari neneknya, di sana lah ua menemukan harta yang tak pernah ditunjukkan nenwknya. Foto pernikahan, ayah ibunya. Atara merasa kesepian tak terkira, namun dia juga senang. Apalagi saat membaca tulisan di belakang foto itu. Dengan segala niat, dia bawa foto itu ke studio foto untuk ia beri bingkai. Sayangnya, kecelakaan menjadi jeda dari segalanya. Hanya keserempet mobil, namun kejadian itu malah membawa Atara ke suatu tempat yang tak pernah ia duga. Masa muda ayah ibunya.
All Rights Reserved
#104
bongjaehyun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 03.45
  • MARRY WITH ASISTEN
  • Dua cangkir satu Meja
  • Batara dalam hening Jogja
  • REMEMBER THAT - VRENE ✔
  • PROBLEM || KIM SUNOO (REVISI)
  • IF YOU
  • That biker kid is my lover [Pondphuwin]
03.45

[Update ulang dengan revisi setiap Minggu, Rabu, Jumat] Semenjak kecelakaan yang merenggut nyawa ayah serta membuat ibunya tak bisa sembuh, Pradnya Nathania selalu terbangun dari tidurnya setiap pukul 03.45 pagi. Selain itu, keganjilan pun dialami Pradnya. Karena melihat sebuah kecelakaan besar dengan matanya sendiri, Pradnya mulai memiliki firasat dan seolah memiliki penglihatan akan kecelakaan-kecelakaan lain yang akan terjadi di sekitarnya. Setiap pukul 03.45, Pradnya akan merenung di balkon apartemen studionya menunggu pagi. Kegiatan tersebut telah ia lakukan seorang diri selama empat tahun, sampai seorang lelaki galak pindah ke apartemen di sampingnya, Adimas Alistair. Seolah ditakdirkan Tuhan, hidup mereka tampaknya terikat oleh seutas benang merah tak kasat mata. Lalu, bagaimana dini hari Pradnya yang selalu dingin dan sepi setelah kedatangan Adimas di sampingnya? Apakah akan membaik ... atau justru sebaliknya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines